Gempa Rusak Puluhan Fasum di Bangli, Tewaskan Dua Warga

GEMPA berkekuatan 4,8 SR yang terjadi Sabtu (16/10/2021), selain mengakibatkan korban jiwa, juga merusak puluhan fasilitas umum (fasum) maupun bangunan suci warga (sanggah). Foto: ist

BANGLI – Gempa berkekuatan 4,8 SR yang terjadi Sabtu (16/10/2021) lalu, selain mengakibatkan korban jiwa, juga merusak puluhan fasilitas umum (fasum) maupun bangunan suci warga (sanggah). Sesuai data yang didapat, di Kabupaten Bangli kerusakan terjadi hampir di semua kecamatan.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli, I Ketut Agus Sutapa, Senin (18/10/2021) menyebutkan, gempa yang berpusat di Karangasem itu mengakibatkan bencana tanah longsor di wilayah Kintamani seperti di Desa Terunyan, Abang Batu Dinding, dan Abang Songan.

Read More

Dua warga Banjar Cemara Landung, Desa Terunyan yakni Ni Kadek Wahyu Antari (25) dan Lionel adi Putra (8) meninggal akibat tertimpa reruntuhan tebing. Korban selamat yakni Made Mudawati (42), Nopa Nopita Sari (18) dan I Gede Solikin (28).

Selain itu, terdapat dua warga Desa Peninjoan, Tembuku mengalami luka-luka. “Untuk kerugian material kami masih melakukan penghitungan. Yang jelas, banyak fasilitas umum maupun rumah warga rusak,” tegasnya.

Untuk di Kecamatan Bangli, jelasnya, kerusakan terdapat di lima titik. Di Kecamatan Susut belasan sanggah dan bangunan warga rusak, di Kecamatan Tembuku sejumlah palinggih sanggah mengalami kerusakan. Di Desa Peninjoan sejumlah warga luka-luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

Korban luka-luka yakni Ni Luh Putu Setiawati (16), asal Banjar Pula Sari, yang terkena reruntuhan batako. Korban lainnya yakni Putu Artika (36), juga terkena reruntuhan batako di perut. “Kedua korban menjalani perawatan di RSUD Bangli,” jelasnya. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.