Sehari 17 Kasus Positif Covid-19 Baru di Jembrana, Salah Satunya Pejabat Tinggi

  • Whatsapp
TES cepat massal di sejumlah OPD di Lingkup Pemkab Jembrana. Foto: man
TES cepat massal di sejumlah OPD di Lingkup Pemkab Jembrana. foto: man

JEMBRANA – Lonjakan kasus Covid-19 kembali terjadi di jembrana.  17 Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dicatatkan Jembrana pada akhir pekan ini, Jumat (11/9/2020).

Lonjakan kasus ini diketahui setelah Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana, menginventarisir penambahan kasus Covid-19 baru. Bahkan, pejabat tinggi di lingkungan pemerintah daerah juga terpapar Covid-19.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana, dr. I Gusti Agung Putu Arisantha, mengatakan, 17 orang warga Jembrana terkonfirmasi Covid-19, dan salah satunya seorang pejabat tinggi, warga Kelurahan Dauwaru, Jembrana. Selain itu anak dan petugas kebersihan rumah tangga pejabat tinggi itu juga terkonfirmasi positif Covid-19.

Akhirnya, langkah pelacakan dilakukan di sekitaran orang dan bawahan pejabat tinggi tersebut, dengan melakukan tes cepat massal. Dari 178 pegawai di satu OPD yang menjalani tes cepat, sebanyak lima orang dinyatakan reaktif.

Baca juga :  DBD Merebak, Permintaan Darah Meningkat

‘’Tes cepat ini bagian dari pelakcakan awal kepada pegawai yang kontak dengan pejabat tersebut. Bagi mereka yang reaktif, kami sarankan isolasi mandiri dahulu, untuk secepatnya diambil tes usap,’’ ucapnya.

Selain pelacakan pejabat tinggi, kasus Covid-19 tambahan lainnya, ialah klaster dari tenaga kesehatan atau bidan di puskesmas dan RSU negara yang merupakan seorang analis kesehatan. Hasilnya, ibu, ibu mertua, serta kedua anakanya dinyatakan terkonfirmasi Covid-19.

“Ini merupakan klaster keluarga, kelanjutan dari klaster nakes pengambengan tersebut. Kita sudah lakukan penguatan pelacakan dan hasil swab-nya sudah keluar, positif Covid-19,’’ jelasnya.

Sementara, untuk kasus kematian Covid-19, di Jembrana juga bertambah satu orang. Pasien yang meninggal di RSU Negara berasal dari Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo. Awalnya merupakan kasus suspect  dan setalah dilakukan tes usap dinyatakan positif Covid-19 sekaligus kasus kematian kelima di Jembrana. Sementara untuk jumlah kumulatif positif covid-19 sebanyak 199 orang dan angka kesembuhan 152 orang.

Baca juga :  Pemilih Maksimal 500, Denpasar Tambah 554 TPS Baru

Sementara itu, Kabag Humas Protokol I Made Cipta Wahyudi, mengutarakan, dengan terkonfirmasi positifnya seorang pejabat di Pemkab Jembrana itu tidak mengganggu pelayanann pemerintahan secara umum. Tidak juga ada pemberlakuan lockdown, pemerintahan masih berjalam seperti biasa. ‘’Struktur di bawah yang memiliki perananan. Semua tugas-tugas bisa diselesaikan sesuai tupoksi di bawah yang mewenangi,’’ katanya.

Sementara bagi ASN yang reaktif dari hasil tes cepat disarankan untuk isolasi mandiri terlebih dahulu sambil menunggu penanganan kesehatan lanjutan. Selain isolasi mandiri ada juga yang diperkenankan isolasi di rumah sakit. ‘’Ini berlaku bagi keluarga ASN yang di rumah tinggalnya memiliki keluarga atau orangtua yang ada penyakit penyerta. Jadi pertimbangan lebih pada kondisi keluarga,’’ pungkasnya. 024

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.