Wujudkan Komitmen Membangun dari Desa, Bupati Tabanan Ngantor di Desa Angseri

SALAH satu kegiatan dalam program ngantor di desa, giliran Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya ngantor di Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Selasa (25/10/2022). Foto: ist

TABANAN – Kegiatan ngantor di desa dilakukan Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, di 26 desa di Tabanan secara bergilir. Ditarget menyentuh 133 titik di Kabupaten Tabanan, kini giliran ngantor di desa dilakukan di Kantor Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Selasa (25/10/2022).

Berkantor di Desa Angseri dibagi menjadi beberapa agenda, di antaranya diawali penanaman pohon tabebuya secara simbolis di depan Kantor Desa Angseri. Dilanjutkan dengan meninjau pelayanan masyarakat dari OPD terkait, yakni Dinas Perizinan, Dinas Catatan Sipil, Bakeuda, Dinkes, Dinas Perpustakaan dan Arsip, Dinas KB, sekaligus meninjau sistem informasi desa digital.

Read More

Sanjaya juga membuka kesempatan audiensi dengan Forum Perbekel se-Kecamatan Baturiti, dan dilanjutkan pertemuan dengan tokoh dan masyarakat di Desa Angseri. Waktu yang ada dimanfaatkan semaksimal mungkin memberi solusi secara langsung terhadap kendala yang dialami di Desa Angseri.

“Oleh sebab itu saya juga menghadirkan para OPD, untuk bersama-sama mengolaborasikan program pemerintah dengan program yang ada di desa. Bagaimana cara kita menjalankan visi dan misi di Kabupaten Tabanan, mempercepat proses perwujudan visi dan misi, bergantung bagaimana menjaga alam, baik krama dan adat. Ketika visi-misi sudah dijalankan, Sekda dan jajaran harus mengimplementasikan cara agar cepat terwujud masyarakat yang sejahtera. Basis pembangunan kita ada di desa,” paparnya.

Sanjaya juga mengingatkan perencanaan program antarunit kerja tidak boleh saling tumpang tindih. Aspek pemerataan harus dipertimbangkan, output kegiatan dan outcome program harus jelas dan terukur, sehingga efisiensi dan efektifitas terhadap pencapaian pembangunan desa harus jadi pertimbangan utama.

Perbekel Desa Angseri, I Nyoman Warnata, menyatakan mendukung program Bupati Sanjaya. Di mendaku tugas di desa sebagai pelayan masyarakat.

“Di desa kami sudah disiapkan desa digital yang berbasis cash ID. Dari sisi pelayanan, kami membuat beberapa pelayanan, termasuk pengurusan izin dan surat-menyurat terkait dengan kependudukan, yang sudah terangkum dalam sebuah sistem, dan bisa diakses secara pribadi oleh masyarakat,” ujarnya. gap

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.