Wayan Adi Arnawa, makin Favorit sebagai Bakal Calon Bupati Badung

PANDE Krisnayana (kiri) dan Wayan Murjana. foto: ist

MANGUPURA – Sekalipun Pilkada 2024 masih dianggap masih jauh, namun sejumlah tokoh di Badung mulai digadang-gadang sebagai bakal calon kuat Bupati Badung pasca Nyoman Giri Prasta.

Pilkada bebas di Badung, karena Giri Prasta tidak boleh dicalonkan lagi, menyebakan sejumlah tokoh masyarakat mulai menjago-jagokan tokohnya guna memimpin Badung ke depan.

Read More

Di kalangan PDI Perjuangan (PDI-P) yang menguasai mayoritas 28 kursi di DPRD, secara diam-diam konon “menjagokan” Wayan Adi Arnawa, yang kini menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Badung.

Ketika dihubungi pers, satu orangpun di kalangan struktur partai tidak mau memberikan komentar menyangkut tokoh yang akan didukung mengganti bupati sekarang. Ada keinginan, menjagokan orang partai, namun ketika ditanya siapa orangnya, satu pun tidak ada yang berani menentukan figurnya.

”Bah, kalau soal calon pemimpin, saya nggak berani komentar, sebab semua akan ditentukan Ibu Megawati di Jakarta. Secara pribadi sih saya dukung Pak Adi,” kata seorang pengurus partai, yang dengan hormat minta namanya jangan disebut.

Di lain pihak Partai Golkar tetap menjagokan ketuanya Wayan Suyasa asal Penarungan, guna merebut jabatan eksekutif di Badung. Ia konon akan mencalonkan anaknya sebagai anggota DPRD Badung menggantikan dirinya, sementara Suyasa ingin mengadu nasib sebagai calon Bupati.

Ketua DPD PDI-P Bali Wayan Koster pernah mengatakan, salah satu syarat yang diperlukan dalam menentukan calon Bupati/Walikota antara lain hasil survey lembaga survey independent. Ketika ditanya apakah Adi Arnawa masuk radar PDI-P? Koster menjawab :”Salah satu tokoh yang diperhitungkan”.

Di kalangan tataran aktivis partai di bawah non-struktur memang banyak membicarakan kans Adi Arnawa sebagai tokoh paling cocok menggantikan Nyoman Giri Prasta. Tolok ukurnya, ia birokrat yang memahami birokrasi dengan lengkap. Keluarga nasionalis, dekat dengan PDI-P dan memiliki finansial yang memadai.

Namun Adi yang kini favorit di bawah, ketika ditanya menyangkut sejumlah dukungkan tersebut, masih bungkam tidak mau berkomentar. “Saya masih menyelesaikan tugas-tugas membantu Bapak Bupati sebagai Sekda,” katanya singkat. Kini Adi rajin turun ke bawah mewakili Bupati bertemu dengan berbagai kalangan.

Sebelumnya Ketua DPRD Badung Putu Parwata juga rajin ke bawah, dengan harapan dapat dicalonkan sebagai bakal calon Bupati Badung. Namun belakangan, gerakannya kelihatan makin menurun dan lesu.

Sejumlah Bendesa Adat, Kepala Desa dan Sekehe Taruna-Taruni, nampaknya lebih banyak memberikan perhatian kepada Wayan Adi Arnawa. Jika Adi Arnawa benar diplot nanti, ia harus mencari bakal calon wakil di Mengwi atau Abiansemal/Petang.

Siapa tokoh di daerah tersebut cocok sebagai calon Wakil, sejumlah nama memang muncul. Antara lain Bima Sakti (Petang), Made Nariana (Ketum KONI Badung) dan Nyoman Satria (anggota DPRD Badung) asal Mengwi. Mereka tinggal dukungan partai politik, sebab lembaga itulah yang berhak mencalonkan seseorang sebagai
Kepala Daerah. Pasangan Bupati Badung harus merupakan kombinasi antara tokoh Selatan dan Utara.

Sejumlah aktivis masyarakat desa seperti Pande Krisnayana, (Desa Mengwi) Pan Kris, Yogo (Sobangan), Wayan Murjana (desa Baha) – yang setiap pemilu rajin sebagai tokoh lapangan membantu mengumpulkan suara untuk jagonya, terang-terangan menjagokan Wayan Adi Arnawa, supaya dapat diberikan mandat oleh PDI-Perjuangan Badung.

“Kami semua adalah angota PDI-P. Setelah menjajaki di bawah, lebih banyak yang menjagokan Pak Adi itu,” kata Pande yang dalam pilkada Badung sebelumnya menjadi Sekretaris Relawan Giri-Suiasa, yang sekarang menjadi Bupati dan Wakil Bupati Badung. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.