KLUNGKUNG – Indonesia bakal menurunkan 23 atlet (12 atlet nomor taolu dan 11 atlet sanda) pada Kejuaraan Dunia Wushu Junior (WJWC) 2022 yang digelar di ICE Bumi Serpong Damai Tangerang, Banten, mulai Senin (5/12/2022) hingga 11 Desember mendatang.
Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) Airlangga Hartarto menilai, mereka (ke-23 atlet tersebut) adalah yang terbaik di Indonesia setelah PB WI sebelumnya melakukan berbagai tahapan seleksi. Bahkan, Airlangga menyebutkan, ajang kejuaraan dunia junior ini menjadi langkah awal ke-23 atlet tersebut menuju Olimpiade 2032.
Nah, dari 23 nama atlet tim Merah Putih, hanya satu berasal dari Provinsi Bali. Tepatnya berasal dari Kabupaten Klungkung atas nama Anasera Zahraa Haryoso yang akrab disapa Rara. Dia akan tampil di kelompok C (9-11 tahun) nomor Qiangshu, sesuai dengan prestasi yang diraihnya saat mengikuti sejumlah even tingkat nasional.
Sebelum masuk skuad tim Merah Putih, Rara yang berlatih di Sasana Vihara Dharma Ratna Klungkung ini menyabet gelar juara pada sirkuit nasional 2 Stage 1 Tahun 2022 dan juara pada kejuaraan nasional (Kejurnas) memperebutkan Piala Presiden 2022. Prestasi tersebut menghantarkan dirinya lolos seleksi nasional (seleknas) hingga masuk tim Pelatnas untuk persiapan kejuaraan dunia junior.
Menurut Pembina Wushu Pengkab WI Klungkung, Edy Kurniawan, Rara memang salah satu atlet binaannya yang paling menonjol selama ini. ”Harapan saya, semoga hasil kerja keras dia (Rara) selama latihan, bisa mempersembahkan medali terbaik buat Indonesia dan Bali khususnya,” harap mantan atlet tenis PON Bali ini.
Edy juga mengharapkan, semoga dengan apa yang sudah diraih Rara, menjadi motivasi atlet-atlet lainnya di Bali, khususnya di Klungkung. ”Sehingga ke depannya, bisa lebih banyak atlet-atlet Wushu Bali mewakili Indonesia dalam even-even internasonal berikutnya,” harapnya lagi.
Pada bagian lain, Rara yang belajar wushu mulai 2016 sejak dirinya bersusia 6 tahun, mengaku bangga bisa membela Indonesia pada even internasional pertamanya. Ia pun bertekad akan tampil semaksimalnya saat turun di arena kejuaraan dunia junior nanti.
Menurut pelajar Hainan School kelahiran 28 Januari 2011 ini, gelar juara adalah bonus dari kerja kerasnya dalam berlatih selama ini. ”Saya bertekad akan bertanding semaksimal mungkin untuk bisa memberikan yang terbaik,” janji Rara, seperti dilansir posmerdeka.com dari suaramerdeka.com.
Sebagaimana diberikan sebelumnya, Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) Airlangga Hartarto optimistis pada Olimpiade 2032, olahraga bela diri asal China ini bisa turut disertakan dalam pesta terakbar dalam dunia olahraga tersebut.
Kans ini terbuka mengingat wushu sudah tersebar di lebih dari 50 negara. Terlebih lagi, wushu sudah terdaftar sebagai cabang yang dipertandingkan di Olimpiade Remaja V/2026 di Dakar, Senegal.
“Mereka yang tampil di Kejuaraan Dunia Junior adalah atlet masa depan Indonesia dan dalam 10 tahun ke depan mereka yang akan mewakili Indonesia di Olimpiade 2032,” kata Airlangga dalam acara Pelepasan Kontingen Wushu Indonesia untuk WJWC 2022 di kawasan Widya Chandra, Jakarta, Kamis (1/12/2022) lalu.
Dalam kesempatan itu, Airlangga terus memompa semangat Timnas Wushu Indonesia. “Bertanding dengan sepenuh hati, semangat tinggi dan percaya diri untuk kebanggaan dan kehormatan diri, keluarga, daerah, bangsa, dan negara Indonesia serta tetap mengedepankan sportivitas untuk mencapai prestasi terbaik,” harapnya. yes
























