DENPASAR – Memperingati bulan Bung Karno, Pemkot Denpasar melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kota Denpasar menggelar lomba Pidato Bung Karno, Kamis (10/6/2021). Lomba yang digelar di SMP Negeri 2 Denpasar ini dihadiri Wakil Wali Kota (Wawali) Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, didampingi Kadis DPMD, IB Alit Wiradana.
Dalam laporannya, Kabid Pembinaan SMP Disdikpora Denpasar yang juga selaku Ketua Panitia Lomba , A.A Gede Wiratama, mengatakan lomba bertemakan “Membangun Para Oratoris Ibarat, Sang Proklamator Bung Karno dalam Menumbuhkembangkan Jiwa Nasionalisme Generasi Muda”.
Lomba yang diikuti 64 siswa siswi SD dan SMP seluruh Kota Denpasar, dibagi menjadi dua sesi, dimana Kamis (10/6/2021 untuk peserta SD dan Jumat (11/6/2021) untuk SMP), dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sehingga dapat meminimalisir penyebaran virus covid 19.
Agung Wiratama menjelaskan, lomba pidato Bung Karno ini bertujuan agar generasi muda dapat menumbuhkan dan meningkatkan rasa nasionalisme, rasa bela negara dan dapat menghormati jasa para pahlawan yang telah gugur dalam mempertahankan bangsa dan negara Indonesia.
Sementara itum Wawali Arya Wibawa mengapresiasi pagelaran lomba Pidato Bung Karno tersebut. “Lomba ini dapat dijadikan ajang untuk membangun generasi unggul yang terlahir dari rasa nasionalisme, patriotisme, serta dapat menumbuhkan rasa cipta tanah air kepada khalayak generasi muda saat ini,” ujarnya.
Arya Wibawa juga mengajak seluruh generasi muda membangun diri dan memahami betul kewajiban, serta terus berinovasi dan berkreativitas untuk kemajuan bangsa. “Lomba Pidato Bung Karno ini tidak hanya sebatas acara seremonial, namun kami berharap agar filosofinya bisa masuk dan dapat dicermati sebagai semangat untuk terus belajar dalam menggapai cita-cita,” harapnya.
”Kepada para peserta lomba, saya berharap jadikan lomba ini sebagai ajang untuk mengasah diri agar dapat menjadi oratoris dan pemimpin unggul masa depan dengan mengedepankan rasa persaudaraan dan semangat gotong royong dengan spirit Wasudaiwa Kutumbhakam, ” pungkas Arya Wibawa. yes























