Waspada! Kasus Positif Covid-19 di Bali Terus Melonjak

  • Whatsapp

DENPASAR – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Selasa (29/12/2020) mencatat lonjakan penambahan kasus positif covid-19 sebanyak 172 orang (161 melalui transmisi lokal dan 11 PPDN). Ini artinya ada peningkatan 34 orang dari sehari sebelumnya Senin (28/12/2020) sebanyak 138 orang.

Pada hari yang sama, pasien sembuh sebanyak 141 orang dan pasien yang meninggal dunia bertambah 2 orang. Dua pasien yang tutup usia merupakan warga Denpasar dan Gianyar. Dengan demikian, secara kumulatif pasien covid-19 yang meninggal dunia di Bali, kini berjumlah 510 orang (2,93%) dengan rincian 507 WNI dan 3 WNA.

Bacaan Lainnya

Sementara 172 orang yang terkonfirmasi positif covid-19 tersebar di delapan kabupaten/kota kecuali Kabupaten Bangli. Kota Denpasar terus menjadi menyumbang terbanyak 59 orang, disusul Tabanan (45), Badung (38), Gianyar (17), Klungkung (6), Buleleng (5), Klungkung dan Karangasem masing-masing 1 orang.

”Dengan demikian, secara kumulatif sampai hari ini, kasus positif covid-19 di Bali berjumlah 17.409 orang (17.375 WNI dan 34 WNA) yang didominasi transmisi lokal sebanyak 16.906 kasus,” ujar Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Drs. I Made Rentin, AP.M.Si, Selasa (29/12/2020).

Sedangkan 141 pasien yang sembuh tersebar di tujuh kabupaten/kota di Bali. Kota Denpasar mencatakan jumlah terbanyak 52 orang, disusul Badung (45), Tabanan (20), Gianyar (13), Jembrana (4), Buleleng dan Klungkung masing-masing 3 orang.

Baca juga :  Denpasar Terima 16 PMI, Langsung Dikarantina di Hotel

”Sampai hari ini, secara kumulatif pasien positif covid-19 yang telah sembuh di Bali berjumlah 15.934 orang (91,53%) dengan rincian 15.903 WNI dan 31 WNA,” jelas Rentin yang juga Kalaksa BPBD Provinsi Bali.

Berdasarkan data tersebut, kini jumlah kasus aktif (pasien dalam perawatan) di Bali bertambah 25 orang menjadi 965 orang (5,54%) yang semuanya WNI. Mereka menjalani perawatan di 17 RS rujukan dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Harus diakui dalam libur bersama ini, tambahan kasus positif terus mengalami lonjakan. Karena itu, Made Rentin tidak henti-hentinya mengajak masyarakat Bali agar meningkatkan kewaspadaan dan disiplin mematuhi protokol kesehatan, dimana pun berada karena covid-19 musuh tak kasat mata, mengincar tiap momen kelengahan kita.

Sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan Pergub No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yang diterapkan adalah Rp100.000 bagi pelanggar perorangan, dan Rp1.000.000 bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Dikatakan, pulihnya kesehatan masyarakat dari wabah Covid-19 merupakan tanda akan segera pulihnya perekonomian yang sebelumnya anjlok akibat pariwisata yang mengalami dampak sangat besar.

”Pengendalian dan pencegahan ini adalah tanggung jawab kita bersama. Sinergi antara Pemerintah, masyarakat dan semua pihak adalah kunci utamanya. Untuk itu mari bersama kita terapkan protokol kesehatan kapanpun dan dimanapun berada,” harap Rentin.

Baca juga :  Update Covid 19 di Kota Denpasar, Sembuh Bertambah 26 Orang, Positif Bertambah 38 Orang

Pihaknya juga mengingatkan kembali pesan ibu “terapkan 3M” yakni memakai masker dimanapun terutama saat berada ditengah keramaian dan sedang mengobrol (berbicara) dengan orang lain, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap saat karena aliran air sabun sangat efektif melarutkan virus dan kuman di kulit.

Selain itu, ingatlah selalu untuk menjaga jarak dengan orang lain. ”Terus patuhi 3M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan pakai sabun) dan dukung upaya 3T (Testing, Tracing, Treatment) dari pemerintah,” pungkas Rentin. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.