Berdasarkan hasil uji Badan Litbangkes Kemenkes yang baru diterima pada Rabu (14/7/2021), ada tiga orang di Bali yang terinfeksi virus corona varian Delta (B.1.617.2), yakni pasien laki-laki 20 tahun dan 50 tahun, dan satu pasien perempuan usia 48 tahun
DENPASAR – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bali, dr Ketut Suarjaya menyatakan bahwa virus Covid-19 varian Delta terdeteksi sudah masuk atau ditemukan kasusnya di “Pulau Dewata” itu berdasarkan hasil uji yang diterima dari Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan. “Sudah terdeteksi Rabu (14/7/2021) sore, ada tiga orang,” katanya saat dikonfirmasi di Denpasar, Kamis (15/7/2021).
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil uji Badan Litbangkes Kemenkes yang baru diterima pada Rabu (14/7) itu, ada tiga orang di Bali yang terinfeksi virus corona varian Delta (B.1.617.2), yakni pasien laki-laki berusia 20 tahun dan 50 tahun, serta satu pasien perempuan berusia 48 tahun. “Kasus Covid di Bali meningkat tajam saat ini, salah satu indikasinya karena varian Delta,” ujar Suarjaya, seperti dilansir dari antaranews.
Terhadap temuan kasus varian Delta tersebut, menurut Suarjaya, kini sedang dilakukan penyelidikan epidemiologi. Sementara itu di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, kasus harian Covid-19 di Provinsi Bali terlihat masih melonjak.
Penambahan kasus harian di Bali dalam sepekan terakhir belum menunjukkan tren penurunan, bahkan cenderung melonjak. Pada 9 Juli tercatat kasus harian bertambah 674 orang, 10 Juli (678 orang), 11 Juli (561 orang), 12 Juli (656 orang), 13 Juli (723 orang) dan 14 Juli (791 orang). yes























