Update Covid-19 di Denpasar: Tambahan Kasus Positif tetap Tinggi, 1 Pasien Meninggal

  • Whatsapp
JURU Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. foto: dok

DENPASAR – Lonjakan kasus poitif covid-19 di Kota Denpasar masih tinggi, dimana pada Minggu (11/7/2021) tercatat penambahan sebanyak 188 orang, sementara pasien sembuh masih tetap dua digit (98 orang). Kabar dukanya, ibu kota provinsi Bali itu kembali menambah 1 kasus meninggal dunia.

Menurut data yang disampaikan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, Minggu (11/7/2021), satu-satunya pasien positif covid-19 meninggal dunia merupakan seorang laki-laki usia 45 tahun yang berdomisili di Desa Padangsambian Kaja.

Bacaan Lainnya

Dengan demikian, secara kumulatif kasus positif di Denpasar sampai saat ini berjumlah 17.516 orang. ”Dari jumlah itu, yang sudah sembuh sebanyak 5.667 orang (89,44%). Meninggal dunia 367 orang (2,10%) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan melonjak menjadi 1.482 orang (8,46%),”’ ungkap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Menyikapi tambahan kasus positif yang tetap tinggi dalam beberapa hari ini, Dewa Rai kembali mengingatkan dan mengajak seluruh masyarakat waspada. Terutama saat beraktifitas, harus disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan berpedoman pada penerapan PPKM Darurat Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi. Dalam seminggu terakhir kasus mengalami peningkatan,” ujarnya.

Baca juga :  Perlu Diketahui..! Ini 14 Langkah Menghindari Penularan Covid-19 di Kantor

Untuk menekan penularan, tambahnya, Satgas sudah melakukan berbagai upaya guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Seperti menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan selanjutnya vaksinasi akan menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun.

“Sekali lagi, kami mohon masyarakat melakukan prokes ketat, termasuk saat di rumah untuk meminimalisir klaster keluarga,” harap Dewa Rai seraya mengajak masyarakat mensukseskan vaksinasi Covid-19.

Kemudian, dalam upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengimbau masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan agar lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” tegas Dewa Rai. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.