Update Covid-19 di Bali: Tambahan Kasus Positif kembali Lebih Dominan

  • Whatsapp

DENPASAR – Setelah sekitar sepekan sempat melandai, tambahan kasus positif kembali lebih dominan dari pasien sembuh, pada perkembangan harian pandemi covid-19 di Provinsi Bali, Kamis (10/6/2021).

Walau hanya berselisih 3 orang, kondisi ini harus menjadi perhatian semua pihak, terutama dalam hal meningkatkan disiplin protokol kesehatan (prokes).

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Bali yang diterima posmerdeka.com, Kamis (10/6/2021), pasien sembuh bertambah sebanyak 58 orang, sementara kasus terkonfirmasi positif bertambah 61 orang yang semuanya melalui transmisi lokal. Kabar dukanya, satu pasien meninggal dunia yang merupakan warga dari Kabupaten Badung.

Dari tambahan 61 orang positif tersebut, kali ini Kabupaten Badung menjadi menyumbang terbanyak 20 orang. Disusul Buleleng (7), Gianyar (7), Denpasar (6), Bangli (4), Jembrana (4), Tabanan (3), Klungkung (2) dan Karangasem (2).

Kota Denpasar secara konsisten terus mencatatkan jumlah pasien sembuh terbanyak 16 orang. Disusul Bangli (13), Gianyar (7), Buleleng (5), Badung (5), Klungkung (4), Tabanan (4) dan Jembrana (3).

Secara kumulatif, kasus positif di Bali sampai saat ini berjumlah 47.642 orang (47.471 WNI dan 171 WNA). Dari jumlah itu, sebanyak 45.688 orang (95,90%) sudah sembuh dengan rincian 45.528 WNI dan 160 WNA.

Baca juga :  Tidak Pakai Masker, 21 Orang di Desa Pemogan Didenda Rp100 Ribu

Sementara kasus meninggal menjadi 1.515 orang (3.18%) dengan rincian 1.509 WNI dan 6 WNA. Sedangkan kasus aktif (dalam perawatan) bertambah 2 orang menjadi 439 orang (0,92%) dengan rincian 434 WNI dan 5 WNA.

Untuk mempercepat penanganan pandemi, pemerintah telah melakukan upaya vaksinasi kepada masyarakat. Sasaran vaksinasi yang telah terlayani adalah SDM kesehatan, petugas pelayanan publik dan lansia.

Masyarakat yang telah memperoleh vaksin 1 sebanyak 1.548.287 orang dan vaksin 2 sebanyak 676.723 orang. Total vaksin yang terdistribusi sebanyak 2.929.970 dosis dengan sisa stok vaksin sebanyak 704.960 dosis.

Kemudian, dalam mencegah penyebaran virus Covid-19, Gubernur Bali telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 07 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/ Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali, berlaku sejak tanggal 23 Maret 2021 sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

Hal lain yang diatur antara lain, kegiatan di restoran/rumah makan/warung dan sejenisnya untuk layanan di tempat dilaksanakan maksimal 50% dari kapasitas normal, jam operasional dibatasi sampai dengan pukul 22.00 Wita, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Pemerintah juga mengantisipasi mobilitas warga pada saat arus balik lebaran. Langkah pengendalian dilakukan salah satunya dengan memperbanyak tes antigen secara acak.

Presiden RI Joko Widodo meminta agar ada penguatan PPKM Mikro pasca lebaran 2021 baik di daerah asal maupun daerah tujuan arus balik pemudik.

Baca juga :  Pandemi, Kasus Narkoba di Bangli Justru Meningkat

Masyarakat juga diharapkan agar selalu Disiplin melaksanakan 6M yakni memakai masker standar dengan benar, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi bepergian, meningkatkan imun dan mentaati aturan serta diimbau tidak berkerumun dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.