TP PKK Bangli Terima Kunjungan Kerja TP PKK Bali

KETUA Tim Penggerak (TP) PKK Bangli, Sariasih Sedana Arta saat menerima kunjungan kerja Ketua TP PKK Bali, Putri Suastini Koster, beserta rombongan di rumah jabatan Bupati Bangli, Kamis (18/3/2021). foto: ist

BANGLI – Serangkaian hari ulang tahun ke-49 PKK, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Bangli, Sariasih Sedana Arta; menerima kunjungan kerja Ketua TP PKK Bali, Putri Suastini Koster, beserta rombongan di rumah jabatan Bupati Bangli, Kamis (18/3/2021).

Turut hadir Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta; Wakil Bupati I Wayan Diar, Ketua I TP PKK Bangli, Suciati Diar; Kadis PMD Bali, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Bali dan jajaran OPD terkait di Pemkab Bangli.

Read More

Sariasih Sedana Arta dalam laporannya menyampaikan terima kasih kepada TP PKK Bali atas perhatian terhadap masyarakat Bangli, terutama kepada ibu hamil, anak kurang gizi, balita dan anak stunting atau tengkes di Bangli.

Dia juga mengucapkan terima kasih atas bantuan TP PKK Bali atas bantuannya tahun 2020 senilai Rp500 juta, dan pada tahun 2021 kembali PKK Bangli dibantu Rp500 juta. Bantuan itu sangat bermanfaat bagi PKK dalam situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini, dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK sampai dengan di tingkat desa.

Dia memaparkan, PKK Bangli akan menyelaraskan dengan visi Nangun Sat Kerti Loka Bali Menuju Bangli Era Baru. Melalui Dinas Kesehatan, sebutnya, PKK menyerahkan bantuan susu untuk ibu hamil dan susu untuk balita. Dari IBI cabang Bangli memberi bantuan makanan tambahan untuk ibu hamil berupa susu, jus buah dan sayur.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Tim Penggerak PKK Provinsi atas bantuan kepada masyarakat kami di Bangli berupa beras, susu, masker dan leaflet HIV/AIDS sebanyak satu paket,” ucapnya.

Putri Suastini Koster dalam sambutannya menyampaikan, TP PKK Provinsi Bali sangat mengapresiasi masyarakat, terutama tentang kesehatan ibu hamil dan balita, karena anak-anak merupakan masa depan bangsa.

Kata dia, sebagai orangtua harus menyiapkan makanan bergizi untuk anak karena sangat berpengaruh bagi kesehatan, pertumbuhan anak dan perkembangan kecerdasan mereka. Di Bangli, cetusnya, banyak lahan di pekarangan rumah masing-masing untuk menanam sayuran untuk keperluan sehari-hari.

“Sayuran yang ditanam sendiri tanpa menggunakan pupuk kimia baik untuk kesehatan anak. Pada masa pandemi seperti sekarang ini kita harus tetap menjaga kesehatan, terutama menjaga imunitas tubuh, agar terhindar dari virus Covid-19,” pesannya. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.