Australian Open 2025: Tiga Wakil Indonesia Melaju ke Babak 16 Besar

GANDA putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum saat melawan wakil Korea Selatan Kim Yu Jung/Lee Yu Lim pada babak pertama (32 besar) BWF World Tour Super 500 Australian Open 2026 di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, Selasa (9/6/2026). Rachel/Febi menang dengan skor 16-21, 21-16, 21-15. foto: is

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Tiga wakil Indonesia (dua ganda putri dan satu ganda putra) melaju ke babak 16 besar Turnamen BWF World Tour Super 500 Australian Open 2026, setelah pada babak 32 besar mengalahkan lawan-lawannya, di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, Selasa (9/6/2026).

Ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani menjadi wakil pertama dari Indonesia yang melangkah ke 16 besar setelah menumbangkan wakil Singapura Donovan Willard Wee/Jia Hao Howin Wong. Sabar/Reza menang dua gim langsung 23-21, 21-16.

Read More

Kemudian di sektor ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari menyusul Sabar/Reza, setelah menyingkirkan pasangan Hong Kong Ting Yeung Nga/Pui Lam Yeung dengan dua gim 21-9, 21-18.

Selanjutnya, juara bertahan ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum mengawali langkahnya dengan kemenangan atas pasangan Korea Selatan Kim Yu Jung/Lee Yu Lim di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, Selasa, melalui pertarungan tiga gim 16-21, 21-16, 21-15.

Usai laga, Rachel/Febi menyebut status mereka sebagai juara bertahan turnamen sebagai tambahan motivasi. “Alhamdulillah berjalan lancar hari ini walau cukup tidak mudah. Tadi gim pertama kami terlalu terburu-buru mau menyerang, jadinya malah tidak enak sendiri, mati-mati sendiri,” kata Febi.

Febi mengatakan perubahan pola permainan menjadi kunci kebangkitan mereka pada gim kedua dan ketiga. Setelah kehilangan gim pembuka, Rachel/Febi mencoba bermain lebih sabar, memperkuat pertahanan, dan mengontrol arah permainan. “Di gim kedua dan ketiga, kami coba lebih tenang lagi defensenya, lebih mengatur dan lebih kontrol,” ujar Febi.

Kemenangan itu menjadi modal penting bagi Rachel/Febi yang datang ke Australian Open dengan status berbeda dibanding tahun lalu. Setelah menjuarai turnamen tersebut, mereka kini menghadapi tantangan untuk mempertahankan gelar.

Febi tidak menampik bahwa mempertahankan gelar memiliki tekanan tersendiri. Namun, ia menegaskan hal itu justru ingin dijadikan dorongan untuk tampil lebih baik.

“Kami tahu pastinya kalau mempertahankan juara lebih berat daripada mau mengejarnya. Di sini hal itu kami mau jadikan motivasi, bukan tekanan atau beban,” kata Febi, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.

Rachel menambahkan, keberhasilan mereka menembus semifinal Indonesia Open pekan lalu membuat persiapan fisik menjadi perhatian utama. Dengan jadwal turnamen yang berdekatan, pemulihan dan pengondisian tubuh menjadi bagian penting sebelum tampil di Sydney.

“Setelah masuk semifinal Indonesia Open kemarin, kami lebih menjaga pola istirahat dan conditioning-nya. Makan, tidurnya teratur dan coba pengkondisian di latihan-latihannya agar bisa fit terus,” ujar Rachel.

Rachel juga menyebut adaptasi di Australian Open tidak terlalu menjadi kendala karena mereka sudah pernah tampil di turnamen tersebut. Pengalaman itu membantu mereka lebih cepat menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan dan suasana pertandingan. “Beruntungnya main di sini bukan pertama kali jadi sudah cukup familier dengan keadaannya,” kata Rachel.

Dengan kemenangan tersebut, Rachel/Febi melangkah ke babak kedua Australian Open 2026, Rabu (10/6), dan akan berhadapan dengan wakil Hong Kong Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan yang mengalahkan wakil tuan rumah Lillian Cao/Yuran Zhang dengan 21-8, 21-3. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.