TNI-Polri dan BPBD Tabanan Turun ke Lokasi Terdampak Banjir

PERSONEL jajaran TNI-Polri dan BPBD Tabanan terlibat membantu masyarakat terdampak bencana alam akibat cuaca ekstrem, dengan turun langsung membantu penanganan dan evakuasi, Rabu (10/9/2025). Foto: ist
PERSONEL jajaran TNI-Polri dan BPBD Tabanan terlibat membantu masyarakat terdampak bencana alam akibat cuaca ekstrem, dengan turun langsung membantu penanganan dan evakuasi, Rabu (10/9/2025). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, TABANAN – Personel jajaran TNI-Polri dan BPBD Tabanan siap membantu masyarakat terdampak bencana alam akibat cuaca ekstrem, dengan turun langsung membantu penanganan dan evakuasi, Rabu (10/9/2025).

Dandim 1619/Tabanan, Letkol Inf. Trijuang Danarjati, misalnya, yang memimpin langsung kegiatan karya bakti pembersihan lingkungan di Perumahan Griya Batu Indah, Desa Gubug, Tabanan. Kegiatan ini dilakukan pascabanjir yang melanda kawasan tersebut akibat diguyur hujan deras selama dua hari berturut-turut, dan menimbulkan tumpukan lumpur dan sampah hingga memenuhi halaman rumah warga.

Read More

“Kami bersama aparat desa, masyarakat, dan instansi terkait lainnya bergotong royong melaksanakan pembersihan, demi mengembalikan kenyamanan dan kesehatan lingkungan warga. Kami hadir di sini bukan hanya untuk membantu secara fisik, tetapi juga sebagai wujud kepedulian TNI kepada masyarakat,” ungkap Letkol Trijuang Danarjati.

Dikatakan bahwa karya bakti ini merupakan bagian dari tugas TNI di bidang teritorial, karena kehadiran prajurit harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Kami berharap dengan kerja sama dan gotong royong ini, kondisi lingkungan pascabanjir bisa segera pulih. Semoga ke depan kita semua juga lebih waspada terhadap potensi bencana, khususnya saat musim hujan seperti sekarang,” tambahnya.

Di tempat terpisah, Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati, bersama jajaran PJU Polres Tabanan pun turun langsung meninjau lokasi bencana alam banjir dan longsor di Kecamatan Kediri. Di antaranya di Perumahan Lembah Sanggulan dan Panorama Indah Sanggulan, Desa Banjar Anyar, yang terdampak luapan Sungai Yeh Panan akibat curah hujan tinggi sejak dini hari.

Dalam kejadian tersebut, sedikitnya ada lima rumah warga ambruk akibat longsor, dengan kerugian mencapai Rp1 miliar, serta 33 unit rumah terendam banjir, sehingga 33 KK harus mengungsi ke SDN 6 Banjar Anyar. Meski kerugian material terbilang besar, namun tidak ada korban jiwa. Masyarakat bersama BPBD dan aparat kepolisian melakukan evakuasi dan pembersihan material banjir sejak pagi hingga siang hari.

Selain di Kecamatan Kediri, Kapolres Tabanan dan rombongan juga meninjau lokasi longsor di Kecamatan Tabanan, tepatnya di Kuburan Banjar Adat Bongan Lebah Kelod dan dapur rumah warga di Banjar Bongan Jawa Kawan. “Polri bersama TNI, BPBD, dan pemerintah daerah siap membantu penanganan bencana, sekaligus mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem,” tegasnya. gap

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.