TMMD Siap Garap Jalan di Desa Pengotan

PEMAPARAN persiapan pelaksanaan TMMD ke-112 oleh Dandim 1626/Bangli, Letkol Inf. I Gde Putu Suwardana; Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta; dan Wakil Ketua DPRD Bangli, I Komang Carles melalui konferensi video kepada Danrem 163/Wirasatya, Brigjen TNI Husein Sagaf, Rabu (28/7/2021). foto: ist

BANGLI – TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) kembali akan dilaksanakan di Kabupaten Bangli, dengan titik sasaran Desa Pengotan. TMMD yang dijadwal pada bulan September mendatang itu akan menggarap jalan sepanjang 850 meter, mulai dari pembuatan badan jalan hingga pengerasan. Selain itu, menuntaskan rabat beton di jumlah ruas jalan usaha tani dan jalan lingkungan.

Hal itu terungkap dalam pemaparan persiapan pelaksanaan TMMD ke-112 oleh Dandim 1626/Bangli, Letkol Inf. I Gde Putu Suwardana, melalui konferensi video kepada Danrem 163/Wirasatya, Brigjen TNI Husein Sagaf, Rabu (28/7/2021). Turut hadir dalam pemaparan itu Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta; Wakil Ketua DPRD Bangli, I Komang Carles; Kadis PMD Bangli, I Dewa Bagus Riana Putra; dan Perbekel Desa Pengotan.

Read More

Dandim memaparkan, pelaksanaan TMMD di Desa Pengotan meliputi dua kegiatan, yakni kegiatan fisik dan nonfisik. Untuk nonfisik, sebutnya, TNI akan menggelar pelbagai penyuluhan pertanian, kesehatan terkait pencegahan Covid-19, maupun rekrutmen prajurit TNI. Untuk kegiatan fisik, jelasnya, berupa pembukaan jalan baru sepanjang 850 meter dengan lebar 5 meter, penggeladakan jalan sepanjang 850 meter dengan 3 meter, kemudian lanjut pengaspalan.

Selain itu, sambungnya, juga pembuatan pelat beton sepanjang 12 meter dengan lebar 1.5 meter dan tebal 20 cm, pembuatan DPT dengan panjang 550 meter dan tebal 12 cm, rabat beton jalan di Banjar Delod Umah dengan panjang 640 meter dan lebar 2.5 meter serta tebal 12 cm.

Kemudian rabat beton jalan di Banjar Basange sepanjang 565 meter dan lebar 2.5 meter serta tebal 12 cm, pembuatan rabat jalan beton Banjar Dajan Umah sepanjang 568 meter dan lebar 2,5 meter. ”Untuk pembukaan dan pengaspalan jalan akan dilaksanakan di Banjar Tiying Desa dengan panjang 850 meter,” katanya.

Sumber anggaran, terangnya, dari BKK Pemkab Bangli senilai Rp1,5 miliar. Pembukaan TMMD akan dilaksanakan bulan September, sedangkan untuk pra-TMDD akan dijalankan bulan Agustus nanti. TMMD ini akan berlangsung selama 21 hari.

Bupati Sedana Arta pada kesempatan itu memaparkan, untuk menyukseskan TMMD ke-112 ini Pemkab menganggarkan Rp1,5 miliar dari dana BKK. “Kami mendukung pelaksanaan TMMD ke-112, dan siap membantu serta bekerja sama dengan Dandim 1626/Bangli agar pelaksanaan TMMD bisa berjalan lancar serta bermanfaat bagi masyarakat wilayah Bangli,” katanya.

Danrem Husein Sagaf dalam kesempatan itu menyebutkan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang berjalan di jajaran wilayah Korem 163. Kegiatan ini harus sukses dan berdaya guna bagi masyarakat. “Tujuannya untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” pesannya.

Dia menekankan, pada masa pandemi Covid-19 ini perlu diperhatikan langkah-langkah yang tepat agar tidak terjadi klaster baru. Semua yang terlibat pelaksanaan TMMD harus dalam keadaan sehat dan bugar.

“TMMD dilaksanakan pada minggu ketiga dan diakhiri minggu kedua bulan Oktober. Semoga mendapat hasil yang maksimal dengan aturan yang ada, dan tidak terjadi penyelewengan dalam administrasi dan lainnya. Semua pihak agar mengawasi kegiatan TMMD ke-112 ini,” serunya. gia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.