Seventeen Creative Market Fest, Ajang Siswa Asah Jiwa Wirausaha dan Kreativitas

SEVENTEEN Creative Market Fest sebagai bentuk implementasi kewirausahaan dalam kegiatan kokurikuler siswa kelas VIII SMPN 17 Denpasar. Foto: ist
SEVENTEEN Creative Market Fest sebagai bentuk implementasi kewirausahaan dalam kegiatan kokurikuler siswa kelas VIII SMPN 17 Denpasar. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – SMPN 17 Denpasar menggelar kegiatan Seventeen Creative Market Fest. Kegiatan yang diikuti siswa kelas VIII ini berlangsung dari 31 Agustus s.d 4 September 2026 menjadi bagian dari pembelajaran berbasis praktik dan pengalaman nyata di dunia kewirausahaan.

Seventeen Creative Market Fest merupakan kegiatan kokurikuler yang dirancang untuk memberikan pengalaman nyata kepada siswa dalam bidang kewirausahaan. Dalam acara ini, para siswa berperan sebagai penjual sekaligus pengelola usaha kecil, mulai dari menyiapkan produk, mengatur modal, hingga melayani pembeli. Produk yang ditawarkan beragam, mulai dari makanan ringan, minuman segar, hasil karya siswa.

Read More

Agenda Seventeen Creative Market Fest pada Selasa (1/9/2026) diisi dengan berbagi pengalaman bisnis bersama I Nengah Nityananda, Owner Divinity Company. Dalam sesi ini, para siswa berkesempatan mendengarkan langsung cerita dan pengalaman dari pelaku usaha dalam merintis dan mengembangkan usaha, sekaligus membagikan berbagai tips dan trik untuk menjadi seorang wirausaha muda.

Pengalaman nyata dan kiat yang dibagikan menjadi bekal bagi siswa untuk memahami bahwa membangun usaha membutuhkan keberanian, proses, kreativitas, dan kemampuan untuk terus belajar. Dari kisah nyata para pengusaha tersebut, siswa belajar bahwa membangun bisnis bukan hanya tentang teori, tetapi juga tentang ketekunan, kreativitas, dan kemampuan menghadapi tantangan.

Kepala SMPN 17 Denpasar, Ni Gusti Ayu Oka Ganitri, menyampaikan apresiasi atas kerja keras siswa dan guru pendamping. “Dalam rangka mewujudkan dimensi profil kelulusan yakni : Kreativitas, Kolaborasi, Komunikasi, Seventeen Creative Market Fest ini bukan hanya sekadar ajang jual beli, tetapi juga media pembelajaran karakter, disiplin, kerja sama, dan kreativitas. Dengan kegiatan ini, siswa belajar untuk mandiri sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini,” ujarnya, Kamis (3/9/2026).

Ia mengutarakan, melalui program kokurikuler ini, siswa tidak hanya diajak memahami konsep dasar kewirausahaan, tetapi juga dilatih untuk berpikir kritis, memecahkan masalah, berkolaborasi, dan merancang solusi nyata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. ‘’Siswa kelas VIII kami ajak mengembangkan kreativitas dan jiwa kewirausahaan melalui sharing session, penyusunan rencana usaha, hingga praktik nyata dalam Seventeen Creative Market Fest di lingkungan sekolah,’’ ujarnya.

Lebih jauh dikatakan Oka Ganitri, kegiatan ini menjadi langkah awal bagi siswa untuk mengenal dunia bisnis lebih dekat sekaligus menumbuhkan jiwa creativepreneur sejak dini. Semua menjadi ruang bagi siswa untuk belajar, berkolaborasi, berkarya, dan mengembangkan potensi diri. ‘’Dari pengalaman, lahir inspirasi. Dari inspirasi, tumbuh keberanian untuk memulai,’’ pungkasnya.

Kegiatan Seventeen Creative Market Fest ini tidak hanya melibatkan siswa, tetapi juga mendapat perhatian dari guru, staf, dan orang tua yang turut hadir meramaikan acara. Kehadiran mereka memberikan dukungan nyata sekaligus menambah semarak suasana.

Salah seorang siswa mengungkapkan pengalamannya merasa senang dapat berjualan secara langsung. “Kami belajar menghitung modal, membuat strategi supaya dagangan cepat laku, dan juga melayani pembeli dengan ramah. Rasanya seru sekali, seperti punya usaha sendiri,” katanya.

Dengan adanya Seventeen Creative Market Fest, SMPN 17 Denpasar berharap para siswa dapat terus mengembangkan keterampilan hidup (life skill) serta membentuk mental wirausaha yang kreatif, inovatif, dan peduli lingkungan sekitar. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.