Tim Yustisi Denpasar kembali Jaring 43 Pelanggar Prokes di Wilayah Pemecutan Kaja

  • Whatsapp
TIM Yustisi Kota Denpasar saat menggelar operasi penegakan hukum protokol kesehatan di Wilayah Pemecutan Kaja, Kamis (17/12/2020). foto: ist

DENPASAR – Guna meminimalisir penyebaran Corona Virus Dissease 2019 (Covid-19), Tim Yustisi Kota Denpasar rutin melaksanakan operasi penegakan hukum protokol kesehatan (Prokes), Kamis (17/12/2020).

Tim yang teridiri dari gabungan TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, serta didukung oleh Kepala Desa dan perangkat Desa Pemecutan Kaja ini melaksanakan operasi penertiban penegakan disiplin protokol kesehatan di simpang Jalan Wandira Sakti – Jalan Bung Tomo, Pemecutan Kaja, Denut,

Bacaan Lainnya

“Kegiatan ini merupakan penerapan dari Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 46 Tahun 2020 dan Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 48 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Dissease 2019 (Covid-19) dalam Tatanan Kehidupan Era Baru,” ujar Kepala Satuan Pol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga.

Lebih lanjut Dewa Sayoga mengatakan, kegiatan ini terus kami laksanakan guna memutus mata rantai penyebaran covid-19 yang sedang melanda. Operasi kali ini dilaksanakan di wilayah Desa Pemecutan Kaja tepatnya di simpang Jalan Wandira Sakti – Jalan Bung Tomo.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meminimalisir terjadinya penyebaran virus yang lebih meluas. Untuk itu kegiatan operasi ini sangat perlu, karena kami khawatir kemunculan klaster-klaster baru di masyarakat,” paparnya.

Baca juga :  Ciptakan Keseimbangan Ekonomi, Golkar Dorong UMKM Diprioritaskan Hadapi Kenormalan Baru

Selebihnya dikatakan, adapun hasil dari pelaksanaan operasi prokes di Desa Pemogan ini terjaring sebanyak 43 orang pelanggar, 25 orang diantaranya tidak menggunakan masker dan 18 orang lainnya didapati menggunakan masker namun tidak benar.

Sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 46 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan, 25 orang tersebut langsung didenda di tempat sebesar Rp100 ribu. Dan untuk yang menggunakan masker dengan tidak benar diberikan pembinaan oleh petugas.

“Dalam penerapan disiplin prokes ini, tim yustisi akan terus mengedukasi masyarakat agar dapat mencegah penularan virus, sehingga secepatnya pandemi ini dapat diatasi. Untuk itu kegiatan ini bertujuan mengajak masyarakat selalu menjaga kesehatan seperti wajib menggunakan masker, cuci tangan, menjaga jarak serta menjaga kebersihan. Dengan memulai dan sadar dari diri sendiri, niscaya semuanya bisa terbebas dari penularan berbagai penyakit,” pungkas Dewa Sayoga. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.