Terlapor Tak Terima, Segera Klarifikasi, Dugaan Kasus Percobaan Pemerkosaan

  • Whatsapp
POLISI memeriksa saksi-saksi atas dumas percobaan pemerkosaan di Warung JB, di Banjar Dinas Bonian, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg. Foto: ist

TABANAN – YA (50) selaku terlapor dalam pengaduan masyarakat (dumas) atas dugaan kasus percobaan pemerkosaan, menyatakan tak bisa menerima tuduhan tersebut. “Dia (YA) berjanji segera mengklarifikasi hal itu sepulang dari Manado (Sulawesi Utara),” ungkap Kapolsek Selemadeg, Kompol Kadek Ardika, Rabu (12/1/2022).

Dikatakan Ardika, setelah pencarian hingga beberapa hari sejak dumas tersebut disampaikan ke Polsek Selemadeg, 7 Januari 2022, keberadaan YA baru diketahui bahwa yang bersangkutan berada di Manado untuk urusan bisnis.

Bacaan Lainnya

Ketika polisi menghubungi per telepon, YA mengatakan tak bisa menerima tuduhan percobaan pemerkosaan seperti yang dilaporkan Ni Made RA (21), karyawati Warung JB di Banjar Dinas Bonian, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Tabanan.

Sebelumnya, RA sempat mengaku nyaris diperkosa dan kemudian melaporkan YA yang biasa dipanggil Bos itu, ke Polsek Selemadeg. Bos disebut-sebut sebagai suami siri dari pemilik warung tersebut. “Kejadian yang dilaporkan itu masih berupa dumas, karena kami masih mendalami lebih lanjut, dan mencari keterangan saksi-saksi. Kami pun sudah melakukan gelar perkara atas dumas tersebut,” ujar Ardika.

Dari dumas tersebut, dan setelah melakukan gelar perkara, hingga saat ini belum ada saksi yang menguatkan atas kejadian tersebut. “Tidak ada saksi yang melihat, atau minimal ada saksi yang mendengar suara teriakan pelapor pada saat kejadian tersebut. Namun demikian, kami masih mendalami dumas tersebut,” katanya.

Baca juga :  Kelurahan Sumerta Gencarkan Monitoring Sosialisasi Protokol Kesehatan Cegah Covid-19

Kepolisian kini masih menunggu kedatangan YA dari Manado, yang konon akan segera mengklarifikasi kejadian tersebut. Selain itu, juga saksi pemilik Warung JB yang disebut-sebut sebagai istri siri YA yang kini masih berada di Jakarta. “Dari kesaksian wanita (pemilik Warung JB) itu nanti juga akan kami mintai keterangan tentang status hubungan dengan YA dan beberapa pertanyaan lainnya,” imbuh Ardika.

Dalam dumas yang disampaikan RA, ketika kejadian itu sekitar pukul 02.00, dia mengaku dibangunkan oleh seseorang. Setelah mata terbuka, yang dilihat ternyata YA alias si Bos. RA pun mengaku panik karena dia melihat si Bos dalam keadaan telanjang, hanya mengenakan celana dalam. Sementara RA mengatakan pada saat itu tak melihat Buk Mat yang sebelumnya tidur di sebelahnya.

Masih kata RA, begitu dia bangun, kedua tangannya dipegang dan berusaha untuk diajak melakukan hubungan badan secara paksa. Namun, RA mengaku pada saat itu melakukan perlawanan. Pemerkosaan pun tidak terjadi, karena dia mengatakan akan melaporkan YA ke kepolisian, sehingga YA keluar dari kamar tersebut.

Setelah itu, RA berusaha menghubungi suaminya, I Putu PMJ (22), yang beralamat di Banjar Dinas Tangkas, Desa Gelgel, Kabupaten Klungkung, untuk menjemputnya. Sekitar pukul 05.00 Wita, suami RA datang dan kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Selemadeg. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.