GIANYAR – Sekolah di Gianyar mulai menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sejak Senin (22/3/2021). Namun, mereka belum melakukan proses belajar-mengajar, masih dalam tahap bersih-bersih sekolah. “Kami sudah mulai PTM, tapi dengan penerapan prokes (protokol kesehatan) secara ketat,” ucap Plt Kepala SDN 1 Gianyar, Ni Ketut Mertami, Selasa (23/3/2021).
Mekanisme PTM di sekolahnya, kata dia, para siswa dari kelas I hingga kelas VI setiap hari akan dibagi per kelas dalam mengikuti pelajaran. Misalnya kelas I dibagi menjadi dua sesi. Siswa yang mendapat sesi I akan masuk dari pukul 07.30 sampai 09.00, setelah itu mereka dijemput tepat waktu oleh orangtuanya untuk pulang. “Lalu dilanjutkan siswa kelas I sesi II, pembelajaran dimulai pukul 09.15 sampai 10.45,” jelasnya.
Untuk sementara kelas II tidak dibagi, tapi mereka sekolah siang dari pukul 11.00 sampai 12.30. Untuk siswa kelas III dibagi menjadi dua sesi, dengan pembagian jam belajar sama dengan kelas I. Sementara untuk siswa kelas IV, V dan VI juga dibagi ke dalam dua sesi. Siswa sesi pertama mengikuti pembelajaran dari pukul 07.30 sampai 09.30, siswa sesi dua masuk kelas mulai pukul 10.00 hingga pukul 12.00.
Menurutnya pembagian dua sesi per kelas dilakukan karena siswa di sekolahnya terbilang “gemuk”, total 588 siswa. Saat ini masih masuk untuk bersih-bersih, dan rencana Kamis (25/3/2021) pembelajaran akan dimulai. PTM 50 persen atau setiap hari hanya belajar dua jam tanpa istirahat.
Selain itu, sambungnya, fasilitas prokes juga disiapkan oleh pihak sekolah. Di antaranya 50 unit tempat cuci tangan, penyanitasi tangan di setiap ruangan hingga penyemprotan disinfektan saat pergantian sesi. Selain itu, face shield dan masker yang digunakan siswa juga diberikan pihak sekolah. adi























