Tera Ulang Ditiadakan Sejak 2020, Terbentur Dana dan Alat Reparasi

  • Whatsapp
DISPERINDAG Gianyar melaksanakan tera ulang alat ukur pedagang. Foto: ist
DISPERINDAG Gianyar melaksanakan tera ulang alat ukur pedagang. Foto: ist

GIANYAR – Kepastian nilai ukur untuk perlindungan terhadap konsumen maupun pedagang di pasar tradisional, dalam dua tahun ini dipastikan tidak dapat terjamin. Sebab, tradisi tera ulang menjelang hari raya maupun tera rutin lainnya dari Disperindag Gianyar, tidak dilaksanakan sejak 2020 hingga tahun ini.

Keterangan dari pedagang di beberapa pasar, sebelumnya tera ulang berbagai alat ukur milik pedagang rutin dilaksanakan. Bahkan, menjelang hari raya, semua timbangan pedagang wajib diperiksa untuk memenuhi standar nilai ukur. 

Bacaan Lainnya

Salah seorang pedagang, Ni Wayan Sunari, Kamis (8/4/2021) mengatakan, seluruh pedagang menyambut baik adanya tera ulang. Sebab, memberi dampak saling menguntungkan antara pedagang dan konsumen. Konsumen  diuntungkan dengan diadakan tera ulang ini, karena satuan yang pas tidak kurang dari jumlah yang ditentukan dalam pembelian barang.  ‘’Kami pedagang juga diuntungkan dengan timbangan yang pas,’’ ujarnya.

Kepala UPT Metrologi, Disperindag Gianyar, Ketut Nuraga, mengatakan, untuk 2020 dan 2021 ini tidak menggelar tera ulang metrologi kepada pedagang. Tera ulang ini tidak dilaksanakan karena terbentur dana, dan keterbatasan alat reparasi timbangan atau dacin milik pedagang. Pada 2020 lalu, tera ulang batal dilaksanakan karena adanya pandemi Covid 19. ‘’Sebelumnya, bulan April 2020 kami sudah akan melakukan tera ulang kepada seluruh pedagang yang memiliki timbangan. Namun, waktu itu karena Covid, kegiatan tidak dilaksanakan,’’ jelasnya.

Baca juga :  Warga Tidak Pakai Masker Dihukum “Push Up”

Pada 2021 ini, sambungnya, juga batal dilaksanakan tera ulang. Selain karena tidak ada anggaran untuk melaksanakan kegiatan, juga karena alat reparasi timbangan pedagang tidak memadai. ‘’Tera ulang bisa, namun mesti ada alat reparasi, sedangkan alat reparasi kami tidak bisa pengadaan,’’ ungkapnya. 

Untuk tera ulang kepada SPBU yang ada di Gianyar, dari 28 SPBU yang ada, sudah 11 SPBU yang ditera ulang. ‘’Dari uji ukur volume yang sudah ditera ulang, SPBU semua tertib ukur. Artinya volume yang diberikan kepada masyarakat sesuai ketentuan,’’ tandasnya. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.