100 Persen Guru SMP di Bangli Jalani Vaksinasi Covid-19

  • Whatsapp
GURU SMP di Bangli sudah 100 persen jalani vaksinasi Covid-19. Foto: net
GURU SMP di Bangli sudah 100 persen jalani vaksinasi Covid-19. Foto: net

BANGLI – Dinas Pendidikan, Pemuda  dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Bangli berupaya mempercepat vaksinasi Covid-19 kepada para guru. Ini dilakukan menjelang dilakukan pembelajaran tatap muka (PTM) Juli mendatang saat tahun ajaran baru dimulai. Namun, sampai Kamis (8/4) baru guru tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) saja yang divaksin 100 persen. Sementara yang sedang berjalan di Kecamatan Susut dan Kecamatan Kintamani baru sebagian saja di tingkat PAUD dan SD.

Hal tersebut disampaikan Plt. Kadisdikpora Bangli,  I Dewa Agung Putu Purnama, Kamis (8/4/2021). Lebih lanjut disampaikan, untuk di Kecamatan Bangli dan Tembuku masih dikooordinasikan dengan UPT dan puskesmas masing masing terkait jadwal vaksinasinya. Dikatakan Purnama, dari 3.448 orang yang diusulkan dari tingkat PAUD, SD, dan SMP ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli, baru  guru SMP yang tuntas vaksin pertama. Sementara untuk vaksin kedua pada awal Mei mendatang. Karena itu, dia semakin yakin paling lambat Juli nanti PTM sudah bisa dimulai, jika vaksinasi rampung lebih awal dan Satgas Penanggulangan Covid-19 memberi rekomendasi.

Bacaan Lainnya

Begitu seluruh guru sudah divaksinasi sampai tahap kedua, Purnama langsung rapat dengan Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, untuk membicarakan terkait pelaksanaan PTM. ”Bisa saja mendahului jika vaksinasi guru sudah rampung dan Satgas memberikan rekomendasi,” ujarnya.

Baca juga :  Jaya Negara: Gotong Royong Perlu Dilestarikan

Walaupun secara teknis bisa dimulai di awal, Disdikpora punya pertimbangan lain untuk melaksanakan PTM. Dia menilai Juli paling tepat, dengan pertimbangan pada akhir Mei semua guru sudah tuntas divaksin. Walaupun ada beberapa yang belum karena sesuatu dan lain hal, yang penting sudah 99 persen tuntas.

‘’Disamping itu, kami masing menuntaskan dulu surat izin dari orangtua/wali murid. Walau masih ada orangtua/wali siswa yang belum mengizinkan mengikuti PTM nanti, secara umum sudah 90 persen memberikan lampu hijau,’’ pungkasnya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.