Temui Parwata, Bawaslu Badung Minta Mobil Operasional

KETUA DPRD Badung, Putu Parwata, menerima audiensi Ketua Bawaslu Badung, Ketut Alit Astasoma, di ruang kerjanya, Selasa (2/2/2021). Foto: ist
KETUA DPRD Badung, Putu Parwata, menerima audiensi Ketua Bawaslu Badung, Ketut Alit Astasoma, di ruang kerjanya, Selasa (2/2/2021). Foto: ist

MANGUPURA – Ketua DPRD Badung, Putu Parwata, Selasa (2/2/2021) menerima audiensi Ketua Bawaslu Badung, I Ketut Alit Astasoma. Bawaslu minta izin menggunakan anggaran sisa pada Pilkada Badung 2020 untuk pengadaan kendaraan operasional komisioner Bawaslu.

Parwata menegaskan, audiensi Bawaslu Badung terkait dengan dana hibah yang diberikan senilai Rp8,6 miliar. Dana ini secara umum digunakan untuk melakukan tugas pengawasan pada Pilkada Badung. Penyelenggaraan Pilkada juga dinilai berjalan sesuai harapan. “Astungkara semua sudah berjalan dengan baik tugas yang diamanahkan kepada Bawaslu,” ujar Sekretaris DPC PDIP Badung tersebut.

Read More

Dari dana hibah Rp8,6 miliar lebih itu, ucapnya, diperkirakan akan ada sisa Rp1,4 miliar. Karena dana hibah ini sudah diberikan kepada Bawaslu, ungkapnya, kebijakan-kebijakan selanjutnya diatur Bawaslu. Meski demikian, kalau ada dana sisa, maka harus disampaikan kepada pemerintah, terutama mengenai pengalokasian lebih lanjut.

Menurutnya, ada dana sisa terkait efisiensi Bawaslu senilai Rp1,4 miliar, dan disampaikan kepada Pemkab dan DPRD Badung anggaran itu akan digunakan membeli mobil operasional. “Itu sah-sah sah dan boleh sepanjang mereka menyampaikan suratnya. Kami izinkan mereka karena kebutuhan mereka untuk operasional,” sambungnya sembari menyebut bagaimanapun Bawaslu merupakan tim kerja pemerintahan di Badung.

Pernyataan senada diungkapkan Alit Astasoma. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan Pilkada Badung berkat dukungan semua stakeholder, termasuk partai politik. “Keberhasilan ini berkat dukungan semua pihak,” tegasnya.

Terkait kedatangannya menemui Ketua DPRD Badung, Alit menegaskan parlemen juga merupakan lembaga pengambil kebijakan. Dana yang dimiliki Bawaslu untuk penyelenggaraan pengawasan Pilkada yang lalu kebetulan ada sisa. Anggaran itu akan dimohonkan untuk dana operasional kantor, dan keinginan tersebut juga disetujui Sekretaris Bawaslu RI. “Dana itu akan dimohonkan untuk pembelian kendaraan operasional untuk tiga komisioner Bawaslu. Permohonan ini akan diajukan pada anggaran perubahan 2021 mendatang,” tandasnya. nas

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.