POSMERDEKA.COM, KLUNGKUNG – Desa Tegak di Kecamatan Klungkung dan Desa Suana di Kecamatan Nusa Penida ditetapkan sebagai model percontohan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Bersih dari Narkoba (DRPPA-Bersinar) Tahun 2024.
Penetapan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak tersebut dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), I Gusti Ayu Bintang Puspayoga; Pj. Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya; Pj. Bupati Klungkung, I Nyoman Jendrika; bersama Ketua TP PKK Klungkung, Wiryani Jendrika; dan Kepala BNNP Bali, Rudy Ahmad Sudrajat, di Balai Serba Guna, Desa Tegak, Klungkung, Sabtu (6/7/2024).
Dalam sambutannya, Bintang Puspayoga mengatakan, pemberdayaan perempuan dan pemenuhan hak anak yang terbebas dari bahaya penggunaan narkoba, menjadi hal yang harus disinergikan dan dikolaborasikan berbagai pihak untuk mencari solusi bersama.
DRPPA yang “Bersinar” (bersih dari narkoba) merupakan momentum dan awal baik, guna membangun sinergi nyata dari pelbagai pihak. Juga kerja nyata dalam pemberdayaan perempuan dan anak. “Kami minta Bupati ikut mendorong pelaksanaan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak di semua desa, dan bisa direplikasi di setiap desa yang ada di Klungkung,” pintanya.
Pj. Bupati Jendrika menambahkan, perempuan dan anak sebagai bagian dari subjek pembangunan di desa, penting dan diakui keberadaannya. Pula harus dipenuhi hak dan kewajibannya dengan ikut melibatkannya dalam pengambilan keputusan strategis.
“Kesepakatan dan komitmen dari pemerintah desa diperlukan, agar perempuan dan anak dapat berpartisipasi secara aktif dalam perumusan serta penetapan kebijakan pembangunan desa,” serunya.
Lebih lanjut disampaikan, ditetapkannya Desa Tegak dan Desa Suana menjadi DRPPA-Bersinar diharap dapat menjadi contoh untuk desa lainnya.
“Besar harapan kami, dengan adanya bimbingan dan arahan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, OPD, tokoh masyarakat dan LSM terkait menyukseskan program DRPPA yang Bersinar ini, khususnya di Desa Tegak dan Desa Suana, selanjutnya direplikasi di semua desa di Klungkung. Dengan begitu terwujud Kabupaten yang Ramah Perempuan dan Peduli Anak,” harap Jendrika. baw






















