POSMERDEKA.COM, TABANAN – Jajaran PDIP dan partai Golkar di Tabanan kian mesra dalam menatap Pilkada Tabanan 2024. Petinggi kedua partai bertemu dalam suasana kekeluargaan dengan digagas Ketua DPC PDIP Tabanan yang juga Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, di satu rumah makan di Tabanan, Sabtu (6/7/2024) malam. Silaturahmi berlabel “Meliang-liang Bersama” itu dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Tabanan, I Nyoman Wirya, bersama sejumlah kader Golkar.
Turut hadir Sekretaris DPC PDIP Tabanan, I Nyoman Arnawa; Wakil Ketua DPC PDIP Tabanan yang juga Wakil Bupati Tabanan, I Made Edi Wirawan, segenap Fraksi PDIP DPRD Tabanan, serta para pengurus PAC PDIP Tabanan. Sementara dari Golkar, hadir pula fungsionaris DPD dan seluruh ketua Pengurus Kecamatan (PK) Golkar, dan sejumlah tokoh di Tabanan.
Acara berlangsung dalam suasana santai sambil berkaraoke, menambah keakraban di antara mereka yang hadir. Menurut Sanjaya, pertemuan ini bertujuan mencairkan suasana setelah perhelatan politik Pilpres dan Pileg pada Februari 2024 lalu. Kata dia, PDIP dan Golkar adalah dua partai besar di Tabanan.
“Kami ingin suasana yang harmonis antara dua partai ini, agar pembangunan di Tabanan dalam rangka Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani bisa berjalan sesuai dengan harapan kami bersama,” ujar Sanjaya. “Untuk itu, kami melaksanakan pertemuan ini dengan meliang-liang. Kami semua mitra dalam membangun Tabanan, bukan untuk jengah-jengahan,” imbuhnya.
Nyoman Wirya pun menyambut baik dan mengaku gembira dengan adanya pertemuan tersebut. Dia sepakat dengan pernyataan Sanjaya bahwa kerja sama antara PDIP dan Golkar sangat penting untuk kemajuan Tabanan. “Golkar akan mendukung penuh pembangunan di Tabanan untuk mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani. Yang membawa perbedaan hanyalah warna,” ujar Wirya.
Lebih jauh disampaikan, pertemuan tersebut diharap dapat mempererat hubungan antara PDIP dan Golkar di Tabanan. Dengan demikian kedua partai ini dapat bekerja sama lebih erat dalam berbagai program pembangunan daerah.
Suasana harmonis dan penuh kekeluargaan itu diharap dapat jadi awal yang baik, untuk mencapai tujuan bersama dalam membangun Tabanan yang lebih maju dan sejahtera. Hanya, Wirya mengaku pertemuan itu tidak spesifik membahas masalah politik.
Membincang calon bupati, dia berujar masih berproses di internal Golkar. “Pertemuan kami dengan jajaran DPC PDIP Tabanan itu adalah untuk menghormati undangan Pak Sanjaya. Sama sekali tidak ada kaitannya dengan politik, hanya dalam rangka silaturahmi. Secara pribadi, saya dan Pak Sanjaya berteman baik. Kami hanya silaturahmi sambil karaokean,” sambungnya.
Terkait KIM Plus Tabanan, termasuk Golkar, mengusung Ketua PAC PDIP Kecamatan Kediri, I Nyoman Mulyadi, sebagai bakal calon Bupati, Wirya mengaku siap tunduk dengan perintah partai.
“Siapa pun calon bupati yang akan diusung nanti, kami tentu akan tunduk. Seperti yang saya katakan tadi, semua itu berproses, termasuk jika ada rekomendasi yang turun, kami siap dan tunduk dengan aturan di partai,” jaminnya.
Sebagai catatan, yang membuat komunikasi antara Sanjaya dan Wirya ini jadi menarik adalah sebelumnya Nyoman Mulyadi diterima Ketua DPD Partai Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry. Mulyadi ingin mencalonkan diri lewat Golkar dalam bingkai Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus sebagai penantang Sanjaya.
Situasi sejauh ini, Golkar terlihat mendua; DPD Golkar Tabanan memilih kerja sama dengan PDIP, sedangkan DPD Golkar Bali tetap dalam posisi ingin berhadapan dengan PDIP. gap
























