POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) menggelar Talkshow Kepemudaan bertajuk “Pemuda Kreatif, Berkarakter, dan Berdaya Saing Menuju Denpasar Maju Berlandaskan Semangat Vasudhaiva Kutumbakam” pada Rabu (7/10/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai komitmen nyata Pemkot Denpasar dalam melahirkan generasi muda yang kreatif, berkarakter, unggul dalam kompetensi, tanggap teknologi, serta memiliki semangat kolaborasi untuk mewujudkan Denpasar yang maju, inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.
Acara dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekda Kota Denpasar, Komang Lestari Kusuma Dewi, yang hadir mewakili Wali Kota Denpasar.
Dalam laporannya, Kepala Disdikpora Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, menyampaikan bahwa talkshow ini menyasar pemuda usia 16–30 tahun, meliputi pelajar SMA/SMK, Sekaa Teruna Teruni (STT), serta Karang Taruna. Kegiatan interaktif ini menghadirkan dua narasumber, yakni I Putu Widhi Nugraha Putra Suherman yang membawakan materi pertanian perkotaan (urban farming) dan ketahanan pangan lokal, serta Dr. Ida Ayu Alit Maharatni, S.Psi., M.Si., yang memaparkan pengembangan karakter kepemimpinan muda dan aksi sosial kebangsaan.
Wali Kota Denpasar dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten I, Komang Lestari Kusuma Dewi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas penyelenggaraan acara ini. Ia menegaskan, di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan dinamika global, pemuda Kota Denpasar harus mampu menjadi aktor utama perubahan.
‘’Penyelenggaraan talkshow kepemudaan ini merupakan bukti konsistensi kita dalam mengawal ruang tumbuh, kreasi, dan diskusi bagi anak muda Denpasar. Tema yang diusung sangat relevan dengan tantangan zaman,’’ ujarnya.
Ia menambahkan, filosofi Vasudhaiva Kutumbakam—bahwa kita semua adalah bersaudara—harus menjadi landasan gerak pemuda. Di era digital, persaingan memang tidak terhindarkan, namun kolaborasi dan kepedulian sosial adalah kunci keberhasilan yang sebenarnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Denpasar berharap lahir pemuda-pemudi yang kreatif menciptakan peluang ekonomi, berkarakter kuat menjunjung tradisi Bali, unggul menguasai teknologi seperti AI dan digitalisasi, serta peka terhadap lingkungan.
‘’Semua modal ini sangat dibutuhkan untuk mewujudkan Denpasar yang semakin maju, inovatif, inklusif, dan berkelanjutan. Jadikan forum ini sebagai wadah memperluas jaringan (networking), bertukar pikiran, dan memicu ide-ide besar demi kemajuan Kota Denpasar,’’ pungkasnya. tra
























