DENPASAR – SMP Widya Sakti Denpasar sepanjang tahun tetap menjadi incaran masyarakat. Alasannya, sekolah ini mengalami kemajuan pesat dalam pengelolaan pendidikan dan fasilitas gedung, dan gurunya berkualitas.
Tahun ini, SMP swasta di Kelurahan Penatih, Denpasar Timur, ini menerima 186 siswa. Mereka sejak Senin (11/7/2022) mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). MPLS kali ini mengacu pada tema “Melalui Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Kita Wujudkan Sekolah Hebat Menuju Denpasar Maju”. Kegiatan selama MPLS lebih banyak diisi dengan penanaman pendidikan karakter dan pembentukan Profil Pelajar Pancasila. Apalagi tahun ini SMP Widya Sakti sudah menerapkan Kurikulum Merdeka.
MPLS diisi ceramah narkoba dari BNN Kota Denpasar, pendidikan antikorupsi dari Polresta Denpasar serta ceramah kebersihan Lingkungan dan penghijauan dari DLHK Kota Denpasar. Juga disampaikan tata tertib sekolah, budaya berprestasi, pendidikan karakter, kepemimpinan dan peduli lingkungan serta kegiatan sosial.
MPLS di sekolah ini ditutup, Rabu (13/7/2022) oleh Lurah Penatih, I Wayan Astawa, S.Sn; didampingi Kepala SMP Widya Sakti, Drs. I Wayan Nendra, S.Pd. Yang menarik, siswa baru di SMP Widya Sakti ini diajak untuk peduli dengan sesama, dengan memberikan bantuan sembako. “Anak-anak dengan sukarela membawa beras, gula, telor dan mi instan yang kemudian dibagikan kepada warga kurang mampu yang ada di Kelurahan Penatih,” ujar Wayan Nendra.
Pada Kamis (14/7/2022) siswa baru diajak ke tempat bersejarah yakni Monumen Perjuangan Rakyat Bali di Renon serta tirta yatra ke Pura Narmada dan pura Sakenan. Selain itu juga dilaksanakan pemberantasan sarang nyamuk serta penghijauan di sekitar kelurahan Penatih.
Para siswa baru menyebut SMP Widya Sakti sekolah yang bagus. Lihat saja pembangunan fisik gedung dan fasilitas sekolah sangat permanen dan megah. Gurunya juga semakin berkualitas dan melek IT.
Wayan Nendra bersyukur sekolah yang dipimpinnya tetap ajeg dan tetap dipercaya masyarakat sepanjang tahun. Untuk itu, dia akan mengemban amanah kepercayaan masyarakat ini lewat budaya mutu dan mendidik disiplin yang tinggi.
Dia menegaskan, lewat MPLS ini dia mengajak siswa baru segera menyesuaikan diri dan adaptasi dengan lingkungan baru dan cara belajar baru. Dan, kini pihaknya fokus pada peningkatan prestasi karena sebagian besar siswa barunya adalah siswa berkualitas. Ini kesempatan baik untuk makin banyak mengukir prestasi akademik dan nonakademik. tra
























