DENPASAR – Banyak perubahan dan kemajuan yang dialami SMPN 11 Denpasar. Salah satu yang dilakukan Plt Kepala SMPN 11 Denpasar, Komang Anggreni, S.Pd., adalah bersinergi dengan masyarakat dan komite sekolah.
Pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2022/2023 ini, hampir semua lulusan dua SD di Serangan diterima di SMPN 11 Denpasar. Alasannya, mereka memang berhak sesuai syarat jalur zonasi jalur bina lingkungan, nilai, dan prestasi.
Komang Anggreni didampingi; Waka Kesiswaan, I Made Balik, S.Pd., dan Gung Putu Aditya Pernana, S.Pd.; Waka Humas, Ni Wayan Ratnadi, M.Pd.; Waka Kurikulum, Ni Wayan Ina Sukma Dewi, M.Pd.; dan Waka Sarpras Cynthia Istiqmal, S.Pd., mengatakan, pada PPDB tahun ini, SMPN 11 Denpasar yang beken dengan sebutan Spenlas menerima 7 kelas siswa baru. Mereka sejak Senin (11/7/2022) hingga Rabu (13/7/2022) mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).
MPLS mengacu kepada tema “Mewujudkan Sekolah Hebat Menuju Denpasar Maju”. MPLS dibatasi pukul 13.45 Wita. Pelaksanaan MPLS dikemas penuh riang gembira, menyenangkan dan ramah anak. Jauh dari kesan perpeloncoan.
Materi MPLS disesuaikan dengan jadwal yang dikeluarkan Disdikpora Kota Denpasar. MPLS diisi dengan materi pengenalan lingkungan dan warga sekolah, perkenalan siswa dan pengenalan visi misi program kegiatan cara belajar dan tata tertib di sekolah.
Termasuk materi wawasan kebangsaan, program Jaksa Masuk Sekolah, ceramah tertib lalu lintas dari kepolisian, pencegahan penyalahgunaan narkoba dari BNNK Denpasar, dan soal kesehatan dari Puskesmas. Serta ditambah pengenalan dan parade ekstrakurikuler.
Ini bertujuan guna memotivasi siswa baru berminat menggeluti ekstra yang sesuai dengan potensi dirinya. Pada penutupan MPLS Rabu kemarin yang bertepatan dengan rerahinan Purnama Kasa diisi dengan persembahyangan di padmasana sekolah. Dilanjutkan pada Kamis (14/7/2022) diisi dengan kegiatan kebersihan di lingkungan di sekitar Kelurahan Serangan.
Soal lingkungan, SMPN 11 Denpasar kini menjadi sekolah hijau dan bebas banjir. Sekolah ini juga aman serta ramah anak. Pun sarana prasarana sekolah sudah semakin lengkap.
Untuk prestasi, SMPN 11 Denpasar tak kalah dengan sekolah lain. Bahkan sukses mencetak atlet nasional balap sepeda. Prestasi teranyar meraih juara 3 cerdas cermat sejarah UPTD Monumen Perjuangan Rakyat Bali tingkat SMP se-Bali yang diadakan Disbud Bali. Jadilah kini, SMPN 11 Denpasar sesuai visinya yakni “Berprestasi, berahlak mulia, cinta lingkungan berlandaskan nilai budaya dan berkarakter”.
Komang Anggreni berkomitmen membentuk siswa SMPN 11 Denpasar disiplin. Karenanya, sejak mulai MPLS sudah menanamkan pentingnya disiplin diri kemudian ada budaya malunya. Malu tidak berprestasi. Namun secara komposisi pendidikan karakter harus mengambil porsi lebih ketimbang kemampuan akademik.
Komang Anggreni menambahkan, siswa baru juga akan menjalankan tes IQ guna mengukur tingkat intelegensi siswa. Berikutnya akan dilakukan pemetaan kemampuan siswa sebagai bahan untuk mengetahui potensi awal setiap peserta didik. tra
























