Tambah Satu, Tinju Jadi Cabor Baru di Porsenijar Denpasar 2024

RAPAT koordinasi pelaksanaan Porsenijar Kota Denpasar 2024, Selasa (19/3/2024). Foto: ist
RAPAT koordinasi pelaksanaan Porsenijar Kota Denpasar 2024, Selasa (19/3/2024). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Tinju menjadi cabang olahraga (cabor) baru yang dipertandingkan dalam Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Kota Denpasar 2024. Tahun lalu, tinju masih dipertandingkan eksibisi.

‘’Dengan dipertandingkannya resmi tinju dalam Porsenijar Kota Denpasar tahun 2024 ini, jumlah cabor yang dipertandingkan menjadi 32 cabor atau bertambah lagi satu dari tahun lalu sebanyak 31 cabor, serta ditambah lima cabor eksibisi,’’ jelas Sekretaris Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, I Ketut Dirga; didampingi Kabid Pemuda dan Olahraga, I Made Sudiasa Adnyana, saat rapat koordinasi Porsenijar 2024, Selasa (19/3/2024).

Read More

Dirga melanjutkan, untuk cabang seni melombakan 22 cabang seni. Porsenijar melibatkan 11 ribu lebih peserta dari tingkat TK, SD, SMP, SMA/SMK negeri dan swasta akan digelar selama sepekan mulai 1-7 April 2024.

‘’Kegiatan selama sepekan itu sebagai upaya menggali potensi atlet dan artis di kalangan pelajar, guna mampu berkompetisi secara sehat dengan harapan mampu memperkuat kontingen Kota Denpasar dalam kegiatan serupa di tingkat Provinsi Bali,’’ ujar Dirga.

Sudiasa Adnyana menambahkan, 32 cabor yang dipertandingkan meliputi; pencak silat, Kabaddi, karate, gate ball, voli indoor, voli pasir, dance sport, sepak bola, basket, panahan, sepak takraw, taekwondo, cricket, soft ball, wood ball, wushu, panjat tebing, catur, bulutangkis, atletik, tenis meja, judo, petangue, tenis lapangan, renang, senam, tinju, kempo, tarung derajat, menembak, selam, dan balap sepeda. Lima cabor eksebisi yaitu; rugby, xiangqi, pickle ball, e-sport dan yongmoodo. Porsenijar akan dibuka Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, Senin (1/4) mendatang di Gedung Lila Bhuana, Denpasar.

Sudiasa Adnyana berharap para atlet dan artis  hendaknya mampu tampil maksimal, sehingga Denpasar sebagai gudangnya atlet dan artis  dicintai seluruh lapisan masyarakat. Untuk itu atlet, pelatih, pembina dan pecinta olahraga maupun seni hendaknya senantiasa menjunjung tinggi serta mengedepankan sikap sportivitas dalam mengevaluasi hasil-hasil Porsenijar.

‘’Kemenangan atau meraih tropi bukanlah tujuan dari kegiatan pekan olah raga dan pelajar, namun untuk menjadikan kompetisi olahraga dan seni meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan antarpelajar di Kota Denpasar sesuai dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam,’’ ujarnya menandaskan. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.