Tamba-Ipat Naikkan Insentif Juru Arah 100 Persen

BUPATI Jembrana, I Nengah Tamba, saat menyerahkan insentif bagi juru arah dinas/RT di Jembrana, Kamis (20/7). Sesuai janjinya, kenaikan insentif juru arah dinas/RT mencapai 100 persen. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, JEMBRANA – Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, dan Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna menepati janji menaikkan insentif bagi juru arah dinas/RT di Jembrana. Kenaikannya bahkan mencapai 100 persen.

Hal tersebut terungkap saat penyerahan insentif secara safari yang dimulai dari Kecamatan Melaya, di Aula Kantor Desa Ekasari, Kecamatan Melaya, Kamis (20/7/2023).

Read More

Selain untuk juru arah dinas/RT, LPM dan majelis takmir, insentif juga dibagikan kepada guru ngaji, pembantu petugas pencatat nikah (P3N) dan petugas kebersihan rumah keagamaan.

Dengan insentif yang meningkat, Bupati Tamba berharap juru arah dinas/RT dan LPM dapat menjadi ujungtombak informasi di masyarakat mengenai program kerja pemerintah. Pun bisa meningkatkan keikutsertaan masyarakat dalam pembangunan daerah.

“Saya berharap keberadaan juru arah dinas dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat bisa terus membantu pemerintah menumbuhkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan partisipasi masyarakat. Selain itu, saya harap semuanya mampu mengedukasi dan memberi informasi kepada masyarakat mengenai program pemerintah yang telah, sedang dan akan dilaksanakan,” pintanya.

Untuk pemberian insentif kepada guru ngaji, P3N, majelis takmir dan petugas kebersihan rumah ibadah, Tamba berharap dapat mendorong peningkatan pelayanan keagamaan. Dengan begitu menumbuhkan ketakwaan dan kerukunan dalam masyarakat.

Tamba juga mengajak seluruh jajaran bekerja bersama-sama dalam membangun Jembrana, dan menyukseskan target Jembrana Emas di tahun 2026. “Tumbuhkan situasi nyaman dan kondusif melalui koordinasi dan komunikasi dengan seluruh stakeholder yang ada di desa, seperti bendesa adat, BPD, LPM, karang taruna, perangkat desa dan tokoh masyarakat lainnya, sehingga bisa bersatu padu dalam membangun Jembrana untuk menyongsong era emas 2026,” serunya.

Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Jembrana, I Made Yasa, menambahkan, insentif akan dibayarkan setiap enam bulan sekali atau per semester. Jumlah penerima insentif juru arah dinas/RT sebanyak 1.657 orang, masing-masing menerima Rp200 ribu/bulan.

Guru ngaji sebanyak 168 orang, masing-masing menerima Rp300 ribu/bulan. Majelis takmir sebanyak 64 orang, masing-masing menerima Rp125 ribu/bulan. LPM sebanyak 51 lembaga, masing-masing mendapat Rp1,4 juta/lembaga/per bulan.

“Pembantu petugas pencatat nikah (P3N) sebanyak 20 orang, masing-masing menerima Rp350 ribu/bulan, dan petugas kebersihan rumah ibadah menerima antara Rp500 ribu hingga Rp1 juta per bulan,” terangnya. man

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.