POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Estafet kepemimpinan Partai Golkar Gianyar resmi berlanjut. I Gede Sudiana ditetapkan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Gianyar periode 2025–2030 melalui Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) yang digelar di Kantor DPD Golkar Gianyar, Sabtu (5/9/2026).
Sudiana menjadi satu-satunya kandidat yang mendaftarkan diri sebagai calon ketua. Politisi senior Golkar asal Ubud tersebut sebelumnya dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Golkar Gianyar, setelah Ketua DPD II Golkar Gianyar sebelumnya, I Wayan Gede Sudarta, meninggal dunia karena sakit saat menjalani perawatan medis di Penang, Malaysia, Minggu (26/7/2026).
Ketua Panitia Musdalub yang juga Bendahara DPD Golkar Gianyar, I Gusti Agung Arika Sudewa, mengatakan, pendaftaran bakal calon ketua dibuka selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 September 2026. Hingga pendaftaran ditutup, hanya Sudiana yang menyerahkan diri sebagai calon.
Setelah dilakukan verifikasi, dukungan yang dikantongi Sudiana dinyatakan telah memenuhi persyaratan pemegang hak suara. Dengan kondisi tersebut, Musdalub berlangsung relatif singkat dan berakhir dengan musyawarah mufakat. “Dengan demikian, proses Musdalub berlangsung relatif cepat dan mengedepankan musyawarah mufakat,” ujarnya.
Usai ditetapkan sebagai Ketua definitif, Sudiana memastikan akan melanjutkan program yang sebelumnya telah dirancang almarhum Gede Sudarta. Dia mengaku tidak ingin melakukan perubahan besar, namun akan memperkuat konsolidasi internal partai.
“Pertama, pasti melanjutkan program-programnya Pak Wayan yang mana beliau sudah merancang, nanti kita akan lanjutkan. Dan kedua, konsolidasi,” kata Sudiana.
Konsolidasi akan dilakukan mulai dari unsur fraksi, pengurus DPD II, Pengurus Kecamatan (PK), hingga Pengurus Desa (PD). Bahkan, penguatan struktur partai akan didorong hingga tingkat banjar dan lingkungan.
Di sisi lain, Sudiana memasang target politik yang realistis. Selain mempertahankan suara yang sudah dimiliki, Golkar Gianyar akan berupaya merebut kursi legislatif di sejumlah daerah pemilihan yang selama ini belum berhasil ditembus.
“Intinya, saya tidak banyak mengubah dari program Pak Wayan, termasuk juga target-target yang realistis saja: mempertahankan suara dan juga merebut kursi dari dapil-dapil yang kosong, sesuai dengan arahan dari provinsi dan juga DPP,” tegasnya.
Menariknya, kepengurusan baru Golkar Gianyar juga akan memberi ruang lebih besar bagi kader muda dan perempuan. Sudiana menyebut kader dari kalangan milenial dan Gen Z kini cukup banyak dan perlu diberdayakan sesuai kompetensi masing-masing.
Sementara itu, Ketua DPD Golkar Bali, I Gede Sumarjaya Linggih, berharap kepemimpinan Sudiana mampu membawa Golkar Gianyar semakin solid. Menurutnya, Musdalub digelar agar roda organisasi dan agenda politik partai di Gianyar kembali berjalan optimal.
“Harapan saya dalam Musdalub ini tentu soliditas daripada partai berjalan dengan baik, terpilihnya juga pengurus-pengurus yang mampu bekerja dengan baik, dan juga melibatkan atau mengadopsi keterwakilan perempuan maupun generasi muda,” ujar Demer, sapaan akrabnya
Ia mengatakan Gianyar memiliki potensi besar, terutama di sektor ekonomi, pariwisata dan pertanian. Karena itu, Golkar diharapkan tidak hanya berkutat pada agenda internal partai, tetapi juga mampu mengambil peran dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat. “Pengurus baru juga agar mampu menerjemahkan kebijakan partai dari tingkat pusat dan provinsi, sekaligus menyerap aspirasi masyarakat di tingkat bawah,” pesannya. adi
























