Bekuk Bhayangkara, Satu Kaki Perseden Sudah Berada di Final Piala Soeratin U17 Bali 2026

STARTING eleven Tim U17 Perseden, berpose sebelum menghadapi Tim U17 Bhayangkara Bali FC, pada laga semifinal leg 1 Piala Soeratin U17 Zona Bali 2026, di Stadion Kompyang Sujana Denpasar, Selasa (1/9/2026). foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR –Tim U17 Perseden Denpasar tampil impresif saat menghadapi Tim U7 Bhayangkara Bali FC, pada laga semifinal Leg 1 Piala Soeratin U17 Zona Bali 2026, di Stadion Kompyang Sujana Denpasar, Selasa (1/9/2026).

Tampil di kandang sendiri, Laskar Catur Muka muda -julukan Tim U17 Perseden- berhasil membekuk Bhayangkara dengan skor 5-0 tanpa balas. Dengan kemenangan ini, satu kaki anak-anak asuhan Pelatih I Wayan Metra ”Mick” Jaya sudah berada di partai final. Dan, laga semifinal leg 2 Kamis (3/9) nanti, akan menjadi pengesahan tiket Perseden menuju final.

Read More

Menurut Sekretaris Umum (Sekum) Asprov PSSI Bali, Dewa Teges Wirawan, babak final akan dilangsungkan di Stadion Ngurah Rai Denpasar, pada Sabtu (5/9) mendatang. ”Tidak hanya U17, final Piala Soeratin U13 dan U15 juga dilangsungkan di Stadion Ngurah Rai,” ujarnya kepada posmerdeka.com.

Dalam laga yang dipimpin Wasit Anak Agung Putu Atma Putera dari Kabupaten Badung, Perseden langsung unggul cepat melalui gelandang bertahan I Gede Devayana Seri Mahendra saat kick off baru berjalan 13 menit. Gol pemain bernomor punggung 18 ini bertahan sampai jeda.

Di babak kedua, Pelatih Metra Jaya melakukan sejumlah pergantian, bahkan hampir semua pemain pengganti dimasukkan silih berganti. Menariknya, dua gol Perseden datang dari pemain pengganti.

Perseden menggandakan keunggulannya di menit 66 melalui gol Lusius Marco Darius Seran. Dua menit berselang, pemain pengganti I Gede Rama Pramudya Lesmana Purnawan membawa tuan rumah unggul 3-0 pada menit 68. Masuk menggantikan I Kadek Agus Setia Dharma di menit 62 dan baru 6 menit bermain, Gede Rama sudah mampu mencetak gol.

Kemudian striker Putu Michael McGregor melebarkan kemenangan Perseden menjadi 4-0 pada menit 69. Dan lagi-lagi pemain pengganti I Kadek Rai Fragrant mempertegas kemenangan Perseden menjadi 5-0 sekaligus memaksa kiper Bhayangkara Rafel Gracello, untuk kelimakalinya memungut bola dari sarangnya di menit 87. Kadek Rai masuk menit 68, menggantikan Lusius Marco Darius Seran.

Kekalahan telak 0-5 di semifinal leg 1, memang diluar ekspektasi Pelatih Bhayangkara Kristian Widodo. Tentu menjadi tugas super berat bagi I Gusti Ngurah Bajra dan kawan-kawan, untuk membalikkan keadaan. Misi mustahil memang, tetapi sepakbola memang tidak yang tak mungkin.

Mengomentari kemenangan timnya, Manajer Tim U17 Perseden Ia Bagus Ketut Teja Waskita mengaku sangat bersyukur. ”Puji syukur, kami bisa memenangkan semifinal leg 1 dengan skor meyakinkan 5-0. Ya, semoga saja pada leg 2 bisa melanjutkan hasil positif ini untuk melaju ke final,” ucapnya.

Hal senada juga dilontarkan Pelatih Metra Jaya. ”Memang dari hasil kemenangan tadi (5-0), satu langkah kaki kami menuju final. Tapi kami tidak mau berpuas diri, karena sejujurnya, saya belum puas dengan permainan anak-anak tadi,” ujarnya.

Meskipun Perseden meraih kemenangan telak, tambah dia, masih banyak yang harus dievaluasi demi perbaikan tim. ”Intinya, kami akan lebih fight lagi menghadapi Bhayangkara pada semifinal leg 2 nanti,” pungkas coach Metra Jaya. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.