KPPS Diminta Jaga Netralitas dan Integritas pada Pilkel Desa Kemenuh

SUASANA kegiatan Pengukuhan KPPS dan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar Panitia Pilkel Kemenuh di Wantilan Desa Adat Sumampan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Sabtu (5/9/2026). Foto: ist
SUASANA kegiatan Pengukuhan KPPS dan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar Panitia Pilkel Kemenuh di Wantilan Desa Adat Sumampan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Sabtu (5/9/2026). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Menjelang Pemilihan Perbekel (Pilkel) serentak Kabupaten Gianyar pada Minggu, 20 September 2026, Panitia Pilkel Desa Kemenuh mengukuhkan sekaligus menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Wantilan Desa Adat Sumampan, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti 80 anggota KPPS dari 16 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 11 banjar dinas se-Desa Kemenuh. Pilkel Desa Kemenuh tahun ini hanya diikuti satu calon tunggal, yakni petahana I Dewa Nyoman Neka.

Ketua Panitia Pilkel Desa Kemenuh, I Gusti Putu Swandi, menyampaikan, bimtek digelar untuk mewujudkan KPPS yang profesional dan berintegritas. Seluruh KPPS diharapkan memahami tugas, fungsi, serta tata cara pemungutan dan penghitungan suara sesuai aturan. “Selain sukses penyelenggaraan, kami juga menargetkan sukses administrasi dan pelaporan. KPPS harus bekerja sesuai ketentuan dan petunjuk teknis dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip pemilu,” pesannya.

Read More

Camat Sukawati, I Wayan Parmadi, mengapresiasi Desa Kemenuh sebagai desa pertama di Kecamatan Sukawati yang mengukuhkan dan membimtek KPPS dari total lima desa peserta Pilkel Serentak 2026. Menurutnya, keberadaan calon tunggal memerlukan pendekatan khusus agar partisipasi pemilih tetap tinggi.

“Karena hanya diikuti satu calon, tentu diperlukan pendekatan dan strategi khusus agar masyarakat tetap antusias datang ke TPS menggunakan hak pilihnya. Dalam hal ini KPPS menjadi ujung tombak keberhasilan pelaksanaan Pilkel,” ulasnya.

Kapolsek Sukawati, Kompol I Nyoman Wiranata, menegaskan, kepolisian bersama Forkopimcam siap mengamankan seluruh tahapan. Meski potensi gangguan keamanan relatif kecil karena calon tunggal, profesionalisme penyelenggara tetap menjadi kunci. “Kami berharap seluruh KPPS benar-benar menjaga netralitas dan menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Wiranata.

Senada dengan hal itu, perwakilan Koramil Sukawati mengimbau seluruh pihak menjaga kondusivitas wilayah hingga penetapan hasil.

Dalam sesi materi, Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan, menekankan pentingnya kode etik dan pemetaan kerawanan TPS demi menjaga integritas moral penyelenggara. “Jangan pernah menganggap remeh kode etik meskipun sudah memiliki pengalaman sebagai KPPS,” ucapnya mengingatkan.

Dia mengingatkan prinsip kesetaraan dalam pelayanan pemilih tanpa membedakan latar belakang. “Semua pemilih harus dilayani dengan baik dan setara. Hindari tekanan, intimidasi, konflik kepentingan, keberpihakan, maupun penyalahgunaan kewenangan,” tegasnya.

Komisioner KPU Kabupaten Gianyar, I Kadek Agus Mudita, memaparkan persiapan teknis TPS, kelengkapan logistik, serta jaminan perlindungan hak pilih masyarakat. “Prinsip pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil harus menjadi pedoman seluruh penyelenggara,” ucapnya menandaskan. rap

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.