Sulit Pengangkutan, Warga Sidaparna Buka Akses Jalan Baru

  • Whatsapp
JALAN baru di Dusun Sidaparna, Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku, untuk mengatasi kesulitan yang selama ini dialami warga setempat secara bertahap. Foto: ist

BANGLI – Dibukanya akses jalan baru di Dusun Sidaparna, Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku membuat kesulitan yang selama ini dialami warga setempat dapat tertanggulangi secara bertahap.

Hal utama terkait meningkatkan nilai tambah perekonomian bagi para petani, masyarakat sukarela lahannya dimanfaatkan untuk badan jalan, sedangkan penguatan jalan sepanjang hampir 2 kilometer tersebut diajukan ke pemerintah daerah.

Bacaan Lainnya

Kepala Dusun Sidaparna, Ketut Suandika, Jumat (12/11/2021) mengatakan, rencana membuka akses jalan memang muncul sejak lama. Pertimbangannya yakni melihat realita yang dihadapi masyarakat, khususunya warga yang memiliki lahan pertanian.

“Sebelumnya harga jual hasil pertanian sangat rendah, karena kendala tidak tersedia akses jalan mengangkut hasil pertanian. Jalan yang ada sempit,” jelasnya.

Melihat kondisi tersebut, ucapnya, muncul ide membuka akses jalan. Setelah beberapa kali pertemuan, pemilik lahan akhirnya sepakat memberi untuk buka akses jalan.

Suandika mendaku hanya sebagai fasilitator, dan ada 51 warga yang punya lahan setuju tanahnya diambil untuk jalan. Selain itu, akses jalan juga memanfaatkan tanah laba banjar adat.

Panjang jalan baru itu, urainya, sekitar 2 kilometer dengan lebar 5 meter. Untuk membuka akses jalan pihaknya memanfaatkan alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum Bangli. Membuat akses jalan ini menghabiskan biaya sekira Rp20 juta, yang merupakan bantuan pihak ketiga.

Baca juga :  Bali Tambah 1 Pasien Covid-19 Meninggal, Positif 38, Sembuh 40 Orang

Jalan baru itu sudah diupacarai (dipelaspas) pada 11 September lalu. ”Walaupun belum diaspal, sudah bisa dilewati kendaraan untuk mengangkut hasil bumi warga,” lugasnya bernada bangga.

Disinggung untuk penguatan badan jalan, Suandika berkata sudah diusulkan ke dinas PU Bangli melalui anggota DPRD Bangli. “Sesuai rancangan yang diajukan, penguatan atau pengaspalan butuh anggaran 2 miliar,” pungkasnya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.