Struktur Organisasi Harus Merawat Integritas, Muskab XIII PMI Gianyar Hasilkan Pengurus Baru

  • Whatsapp
MUSKAB XIII PMI Gianyar di kantor Bupati Gianyar, Kamis (18/2/2021). Foto: adi
MUSKAB XIII PMI Gianyar di kantor Bupati Gianyar, Kamis (18/2/2021). Foto: adi

GIANYAR – PMI Kabupaten Gianyar melaksanakan Muskab XIII di kantor Bupati Gianyar, Kamis (18/2/2021). Muskab dibuka Wakil Bupati Gianyar, AA Gde Mayun; didampingi Wakil Ketua DPRD Gianyar, IGN Anom Masta; Plt. Ketua PMI Kabupaten Gianyar, I Gusti Lanang M. Rudiartha; Ketua PMI Provinsi Bali, IGB Alit Putra; dan Ketua Bidang Organisasi PMI Pusat, Muhammad Muas. Rapat juga dihadiri unsur kepolisian, TNI, Kejaksaan Negeri Gianyar serta kepala OPD Kabupaten Gianyar. 

Muskab ini dilaksanakan karena pembekuan pengurus PMI Gianyar sejak tanggal 10 Desember 2020 dibekukan PMI Pusat. Langkah itu dilakukan setelah Inspektorat Kabupaten Gianyar melakukan audit dan penelusuran dari Tim PMI Provinsi Bali yang berkonsultasi dengan PMI Pusat.

Bacaan Lainnya

Lanang M. Rudiartha mengatakan, selama dia menjadi Plt. Ketua PMI Kabupaten Gianyar, berkonsolidasi dengan jajaran Markas PMI Kabupaten Gianyar. Antara lain meningkatkan pelayanan penanganan jenazah pasien Covid-19, melakukan penyemprotan desinfektan, dan konsolidasi dengan UDD (Unit Donor Darah) sehingga tidak ada kegiatan donor darah yang terganggu. Dalam persiapan musyawarah kerja, dia membentuk dan mengaktifkan kembali PMI Ranting di setiap kecamatan, yang sebelumnya pengurus rantingnya tidak jelas.

Baca juga :  Desa Adat di Gianyar Siap Gelar Pemilihan Bendesa, Ini Pesan MDA

“Semua kami lakukan dengan koordinasi dengan para camat, sehingga terpilih empat kecamatan yang ketuanya dari puskesmas dan tiga kecamatan dari sekretaris camat,” ucapnya.

IGB Alit Putra mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Gianyar karena memberi perhatian dan arahan kepada PMI Gianyar. PMI Gianyar diminta harus siap menolong saat ada bencana, memberi pelayanan kesehatan, dan siap menyiapkan persedian darah yang cukup. Karena masih suasana pandemi Covid-19, peranan PMI dianjurkan tetap menerapkan protokol kesehatan dan edukasi pencegahan.

Sementara Muhammad Muas menguraikan, struktur organisasi PMI akan lebih banyak mengamankan integritas organisasi PMI. Jadi, jangan sampai ada orang masuk PMI, tapi memanfaatkan PMI untuk kepentingan pribadi. Dia diminta Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, membuat struktur baru dan membuat bagaimana operasional bersumber dari akar rumput di kecamatan. “Siapapun yang melanggar aturan itu, tidak ada lagi main-main selain dia harus minggir, harus keluar,” tegasnya.

Menurut AA Gde Mayun, Muskab PMI ini merupakan agenda penting dalam rangka efektivitas jalannya organisasi. Melihat kondisi bangsa saat ini, kata dia, peranan PMI sangat dibutuhkan membantu pemerintah berjuang menanggulangi Covid-19, serta bencana alam yang banyak terjadi akhir-akhir ini. Menghadapi tantangan ke depan, PMI dituntut terus meningkatkan kapasitas administrasi, manajemen, keuangan, SDM, serta sarana prasarana lainnya untuk menuju kondisi yang memadai agar semakin dicintai masyarakat.

Baca juga :  Secara Nasional, Jumlah Pasien Covid-19 yang Sembuh Terus Bertambah Menjadi 329.778 Orang

“Terima kasih kepada pengurus PMI Kabupaten Gianyar yang meskipun dengan berbagai keterbatasan, kini bisa menjalankan tugas-tugas dengan baik. Saya berharap PMI Kabupaten Gianyar lebih meningkatkan kualitas pelayanannya kepada masyarakat, karena tugas-tugas PMI adalah yadnya yang didasari rasa tulus ikhlas,” sebutnya. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.