SPMB SMPN Denpasar Jalur Domisili: Persaingan Terus Terjadi, Beberapa Kuota Sekolah Belum Terpenuhi

OPERATOR sekolah melakukan verifikasi berkas pendaftaran SPMB SMP negeri jalur domisili pada Selasa (15/7/2025). Foto: tra
OPERATOR sekolah melakukan verifikasi berkas pendaftaran SPMB SMP negeri jalur domisili pada Selasa (15/7/2025). Foto: tra

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026 SMP negeri jalur domisili di Kota Denpasar, akan ditutup Rabu (16/7/2025) tepat pukul 15.00 WITA.  Kemudian pengumuman nama-nama calon murid yang diterima pada Kamis (17/7/2025) pukul 06.00 WITA secara online di laman https://denpasar.spmb.id/.

Ketua Panitia SPMB Kota Denpasar, Ngakan Made Samudra, mengatakan, pada hari ketiga SPMB jalur domisili calon murid masih bisa mendaftar. ‘’Pendaftaran SPMB jalur domisili belum berakhir sehingga persaingan masih sangat dinamis,’’ terang Ngakan pada Selasa (15/7/2025).

Read More

Menurut Ngakan, SPMB SMP negeri di Denpasar dengan sistem real time online (RTO) berjalan relatif lancar. Para pendaftar merasa dimudahkan karena bisa mengakses posisinya tanpa harus datang ke sekolah pilihan. Jika jarak antara domisili dengan sekolah dekat dipastikan masih terpantau. Sedangkan jumlah siswa yang terlempar dari pilihan 1 ke pilihan 2 dan 3 karena kalah bersaing di jarak bahkan namanya sudah tidak terlihat lagi juga cukup banyak.

‘’Nampaknya calon murid yang menunggu sampai hari terakhir untuk mendaftar juga masih banyak dan biasanya jarak rumah ke sekolah tujuannya dekat. Ini bisa menggeser siswa yang sudah mendaftar di hari pertama dan kedua. Pergerakan calon murid masih akan terjadi di hari ketiga pendaftaran,’’ katanya.

Bagi calon murid yang akan mendaftar di hari terakhir pendaftaran dan ingin mendapatkan sekolah negeri, Ngakan menyarankan untuk mencermati satu-satu SMP negeri yang ada di website SPMB Denpasar. Jika kemungkinan di sekolah dekat rumah sudah memenuhi kuota, bisa berspekulasi membidik sekolah lain yang kuota siswanya belum terpenuhi namun konsekuensinya jarak sekolahnya jauh.

Ia mengatakan, SMPN 17 Denpasar masih menyediakan kuota jalur domisili yang dapat diisi calon murid. SMPN 17 Denpasar di Jalan Nagasari, Penatih Dangin Puri, Denpasar Timur, menjadi sekolah baru milik Pemkot Denpasar.

SMPN 17 Denpasar didesain oleh Fakultas Teknik Universitas Udayana. Fasilitas sekolah ini juga mewah dan lengkap untuk mendukung pembelajaran. Lain daripada yang lain, sekolah ini dibangun layaknya sebuah mall. Selain dilengkapi ruang kelas belajar mewah, juga dirancang perpustakaan, lab IPA, lab komputer, hingga area taman layaknya sebuah hotel.

SMPN 17 Denpasar dibangun dengan anggaran sebesar Rp40 miliar lebih. Gedung sekolah terdiri tiga unit. Di sisi selatan berdiri gedung lantai empat, sisi barat gedung lantai tiga, dan sisi tengah gedung lantai tiga dilengkapi dengan basement. Untuk ruang kelasnya sendiri di SMPN 17 Denpasar ini total ada 30 kelas.

“Pada angkatan pertama tahun ini menerima 7 kelas atau 280 murid. Dengan adanya fasilitas yang memadai, diharapkan para murid dapat belajar dengan lebih nyaman dan efektif,” kata Ngakan.

Selama proses pembangunan ini, murid baru SMPN 17 Denpasar akan belajar sementara di SMPN 14 Denpasar di waktu siang hari.  ‘’Kita titip dulu di SMPN 14 Denpasar, paginya SMPN 14 Denpasar, siangnya SMPN 17 Denpasar,’’ ujarnya.

‘’Kami harapkan calon murid baru dari wilayah Peguyangan Kangin, Penatih, Penatih Dangin Puri, Kesiman Kertalangu, dan sekitarnya yang ber-KK Kota Denpasar tidak ragu dan dapat menentukan SMPN 17 Denpasar sebagai pilihan satu di antara tiga pilihan pada SPMB jalur domisili. SMPN 17 Denpasar selain dilengkapi fasilitas modern dan lengkapi, guru-gurunya juga pilihan dan hebat-hebat,’’ pungkas Ngakan. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.