POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Sebagai ajang hiburan, sekaligus sebagai wadah mengembangkan jiwa kewirausahaan siswa, SMPN 2 Denpasar menggelar Spentwo Festival 4.0. Kegiatan tersebut mengusung tema “Cosmic Transformation of Digital Universe”. Spentwo Festival 4.0 dibuka Kepala SMPN 2 Denpasar, Gusti Agung Ayu Made Seniwati, Jumat (29/8/2025) ditandai dengan pemukulan tambur.
Pembukaan Spentwo Festival 4.0 dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama; Kepala Bapenda Denpasar, IGN Eddy Mulya; Ketua MKKS SMP Kota Denpasar, Ni Nengah Sujani, serta sejumlah kepala SMP negeri dan swasta di Kota Denpasar.
Ketua OSIS SMPN 2 Denpasar, Anak Agung Istri Virana Prameswari, mengatakan bahwa tema “Cosmic Transformation of Digital Universe” yang diangkat pada Spentwo Festival 4.0 tahun ini memiliki makna mendalam, yakni perubahan besar yang terjadi di kehidupan era digitalisasi yang tiada ujungnya. Acara Spentwo Festival 4.0 berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 29-31 Agustus 2025.
Spentwo Festival 4.0 menampilkan kreativitas seniman muda SMPN 2 Denpasar dan pelaku UMKM. Sebelumnya, telah diawali dengan lomba-lomba eksternal yang dilaksanakan se-Kabupaten/Kota Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan.
Kepala SMPN 2 Denpasar, Gusti Agung Ayu Made Seniwati, mengungkapkan, acara ini merupakan salah satu wujud dari semangat dan kreativitas luar biasa yang dimiliki oleh siswa-siswi SMPN 2 Denpasar. Ia mendaku bangga dengan dedikasi para siswa yang luar biasa menyelenggarakan festival ini.
Ia berharap, festival ini tidak hanya berlangsung sukses, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi siswa. Acara seperti ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar bekerja sama, mengelola acara, serta mengasah kemampuan interpersonal yang sangat berharga di masa depan.
Kadisdikpora Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, memberi apresiasi setinggi-tingginya pada SMPN 2 Denpasar yang telah membantu dunia pendidikan lewat pelaksanaan kegiatan berupa Spentwo Festival. Ini sangat membantu untuk menumbuhkan jiwa kreatif dan membentuk jiwa wirausaha.
‘’Kegiatan ini bukan hanya sebuah ajang seni, budaya, maupun teknologi, melainkan sebuah panggung pembelajaran yang nyata untuk menampa karakter dan keterampilan abad ke-21 antara lain creativity, critical thinking, collaboration, dan communication,’’ tandas Agung Wiratama. tra
























