Soal Uang Rp94 Juta Tercecer, Polisi Mintai Keterangan Tujuh Saksi

  • Whatsapp
ANGGOTA Polsek Baturiti saat melakukan rekonstruksi awal atas laporan kejadian kehilangan uang tunai Rp94.188.000, di Banjar Abianluang, Desa/Kecamatan Baturiti, Tabanan. Foto: ist
ANGGOTA Polsek Baturiti saat melakukan rekonstruksi awal atas laporan kejadian kehilangan uang tunai Rp94.188.000, di Banjar Abianluang, Desa/Kecamatan Baturiti, Tabanan. Foto: ist

TABANAN – Terkait laporan kehilangan uang tunai Rp94.188.000, yang diduga tercecer di Banjar Abianluang, Desa/Kecamatan Baturiti, polisi telah memintai keterangan tujuh saksi. Di antaranya adalah anak dan suami dari pelapor Kadek Redi Areni (31).

Dari tujuh saksi yang sudah dimintai keterangan, kata Kapolsek Baturiti AKP Fahmi Ramdani, kembali akan dimintai keterangan, guna menguatkan dari hasil penyelidikan sebelumnya. “Saksi-saksi tersebut, termasuk kemungkinan ada saksi baru, akan kembali dimintai keterangan,” ungkapnya, Minggu (27/12/2020).

Bacaan Lainnya

Ketika disinggung tentang kabar yang menyebutkan bahwa sudah ada beberapa warga yang sempat memungut sebagian uang yang tercecer itu dan telah menyerahkan ke Polsek Baturiti, Fami pun membeberkan hal yang sebenarnya terjadi.

“Tidak ada yang menyerahkan uang itu ke kami. Yang terjadi adalah ada warga yang memungut uang itu di TKP dan telah menyerahkan kembali kepada pelapor pada hari kejadian dan di TKP itu. Kalau tidak salah jumlahnya Rp2.480.000, yang terdiri beberapa lembar pecahan Rp20.000, Rp50.000 dan Rp100.000,” ujarnya.

Terkait adanya video di medsos, yang seolah-olah menggambarkan suasana uang tercecer di jalan dan disebutkan di Baturiti, Fami belum memastikan hal itu. Dia mengaku telah melihat video dimaksud, namun pihaknya menganalisa dan menyebut ada ketidaksesuaian di video tersebut dengan kondisi fakta di lapangan.

Baca juga :  Polemik Lahan Sempadan Pantai di Desa Anturan Berakhir

“Dalam analisa awal, kami melihat ada ketidaksesuaian di video tersebut dengan fakta di lapangan. Di video itu terlihat gambaran dengan kiri-kanan jalan yang gersang, sedangkan fakta di TKP kiri-kanan jalan malah hijau subur. Begitu juga dengan lebar jalan yang berbeda dengan di TKP, dan itu (video) sepertinya di Jawa atau di luar Bali. Ini baru analisa awal,” ujar Fahmi.

Seperti yang diberitakan, Areni melapor ke Polsek Baturiti dan mengaku kehilangan uang tunai Rp94.188.000, di antaranya sekitar Rp64 juta milik perusahaan PT Manohara Asri di Badung, dan selebihnya uang milik pribadi. Uang sebanyak itu dikatakan hilang tercecer dalam perjalanan di sekitar Banjar Abianluang, Desa/Kecamatan Baturiti, Tabanan, Sabtu (19/12/2020). gap


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.