POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Baru berdiri 2 tahun, SMPN 15 Denpasar atau yang keren dengan sebutan Spenlibel di bawah kepemimpinan Dra. Ni Wayan Purnasih, sudah banyak kemajuan. Sekolah ini terus berinovasi, terus berprestasi untuk melahirkan generasi unggul. Sebagai kado istimewa, pada puncak perayaan HUT ke-2 SMPN 15 Denpasar, Kamis (18/4/2024), diluncurkannya mars dan tari kebesaran SMPN 15 Denpasar, yaitu tari “Kembang Wijaya Kusuma” yang merupakan maskot SMPN 15 Denpasar.
Puncak perayaan HUT ke-2 SMPN 15 Denpasar dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, serta sejumlah kepala SMP negeri dan swasta di Kota Denpasar dan undangan lainnya. Puncak HUT ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kasek Ni Wayan Purnasih. Saat itu, Kadisdikpora Anak Agung Gede Wiratama menyerahkan hadiah kepada siswa SD pemenang lomba serangkaian HUT ke-2 SMPN 15 Denpasar.
Kasek Ni Wayan Purnasih adalah pencetus ide tari “Kembang Wijaya Kusuma”. Tari ini memiliki makna sangat mendalam. Wijaya yaitu kemenangan, dan Kusuma berarti elok. Wijaya Kusuma yang mempunyai keunikan yaitu mekar di malam hari mempunyai filosofi memberi penerangan di kegelapan. Diharapkan sekolah dapat menumbuhkan siswa yang berilmu sehingga hidupnya dapat bersinar di masa depan.
Ketua Panitia HUT, I Gusti Putu Wisma Putra, S.Ag., mengatakan, HUT kali ini mengangkat tema “Liberty Festival”. Rangkaian peringatan HUT ke-2 SMP Negeri 15 Denpasar dimulai dari 27-28 Maret 2024 diisi dengan kegiatan lomba anak-anak SD bidang akademik dan non akademik. Dilanjutkan dengan kegiatan lomba siswa antar kelas dan lomba guru-guru. Selanjutnya digelar jalan sehat, pentas seni siswa kelas 7 dan 8 SMPN 15 Denpasar dengan menampilkan aneka tari tradisional dan modern, band, silat, dan opera drama.
Kasek Ni Wayan Purnasih berharap sesuai dengan semboyan SMPN 15 Denpasar yaitu “Widya Sastra Diva Ikanang Rat” yang berarti ilmu pengetahuan sebagai penerang jagad, SMPN 15 Denpasar dapat berkembang pesat dan mampu meluluskan generasi-generasi unggul pencipta perubahan positif di kota Denpasar. “Astungkara, titiang (saya) di SMPN 15 Denpasar memiliki tim yang solid dan hebat yang sangat membantu sekali untuk kemajuan SMPN 15 Denpasar. Meskipun baru dua tahun sudah menelurkan prestasi, tapi kami tidak kalah semangat untuk tetap mendidik siswa siswi untuk mengasah keterampilan mereka agar kedepannya menjadi yang lebih baik lagi,” paparnya.
Kadisdikpora Anak Agung Gede Wiratama memberikan apresiasi luar biasa atas capaian keberhasilan SMPN 15 Denpasar yang baru berusia 2 tahun sudah banyak menorehkan prestasi. Bahkan prestasinya mampu menyalip sekolah lain. Keberhasilan ini, kata Agung Wiratama, tak terlepas dari komitmen Kasek Ni Wayan Purnasih sebagai nakhoda SMPN 15 Denpasar yang bekerja dengan prinsip 4AS yaitu kerja keras, bekerja cerdas, bekerja tuntas, dan bekerja ikhlas. Terpenting lagi, Kasek Ni Wayan Purnasih, tak pernah minta ini, minta itu pada pimpinan.
Kedua, Kadisdikpora juga mengapresiasi capaian atlet SMPN 15 Denpasar di Porsenijar Kota Denpasar. Dimana kontingen SMPN 15 Denpasar berhasil meraih 3 medali emas, 7 perak dan 12 perunggu dengan total 22 medali. Tahun depan, ia yakin SMPN 15 Denpasar akan bisa masuk 10 besar. Bahkan Kadisdikpora berjanji akan membantu seperangkat gong untuk meningkatkan gairah berkesenian warga SMPN 15 Denpasar, apalagi SMPN 15 Denpasar sudah memiliki tari kebesaran.
“Jadikan perayaan HUT ke-2 SMP Negeri 15 Denpasar tidak sekadar sebuah perayaan, tetapi sebagai media evaluasi untuk menjadikan SMPN 15 Denpasar lembaga pendidikan yang lebih baik kedepannya,’’ pungkas Anak Agung Gede Wiratama. tra
























