SMP Nasional Gelar Vaksinasi Massal Covid-19 untuk Siswa, Masih Terima Siswa yang Tercecer

  • Whatsapp
KABID SMP Disdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama; bersama Kasek Ni Putu Supadmi, memantau vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 12-17 tahun di SMP Nasional Denpasar. Foto: ist
KABID SMP Disdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama; bersama Kasek Ni Putu Supadmi, memantau vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 12-17 tahun di SMP Nasional Denpasar. Foto: ist

DENPASAR – SMP Nasional Denpasar menggelar vaksinasi Covid-19 massal pada 21-22 Juli 2021. Sebanyak 620 dosis vaksin diberikan kepada siswa yang dibagi dalam dua hari. Pelaksanaan vaksinasi dipantau Kabid SMP Disdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama; Ketua Perdiknas Denpasar, Dr. AA Ngurah Eddy Supriyadinata Gorda, S.Sos., M.M.; Sekretaris Perdiknas Denpasar, Wayan Sri Maitri, S.E., M.M.; Kepala Puskesmas 1 Densel; Camat Denpasar Selatan, I Wayan Budha, SIP, MAP.; Lurah Panjer, I Made Suryanata, SH.;  Ketua Tim Satgas Covid-19 Kelurahan Panjer, serta relawan.

Kepala SMP Nasional Denpasar, Ni Putu Supadmi, mengungkapkan bahwa pelaksanaan vaksinasi memperhatikan protokol kesehatan yang ketat.  ‘’Astungkara kita mulai memvaksin siswa sasaran umur 12 tahun ke atas yang memenuhi syarat, baik syarat umur dan syarat skrining kesehatan serta berjalan lancar,” ujar Putu Supadmi.

Bacaan Lainnya

Ia berharap, para siswa setelah mendapatkan vaksin dapat menambah kekebalan tubuhnya. “Harapan yang saya inginkan untuk anak-anak bahwa vaksin ini bukan terus 100 persen melindungi kita dari penyakit Covid-19 ini, tapi ini merupakan salah satu upaya untuk memutus mata rantai penularan dari Covid-19. Artinya selain vaksinasi, bahwa prokes tetap harus dijaga seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan sebagainya,” harap Putu Supadmi.

Baca juga :  Larangan Merokok di Areal Rumah Sakit Bali Mandara

Putu Supadmi mendaku, pandemi Covid-19 yang berkepanjangan ini telah berdampak pada sektor pendidikan. Terlepas dari perkembangan teknologi, pembelajaran daring tidak bisa sepenuhnya menggantingkan pembelajaran tatap muka.

‘’Kami meyakini vaksinasi untuk siswa adalah sebuah keharusan agar pembelajaran tatap muka bisa berlangsung. Kita harus meraih kembali tahun yang sudah hilang dan mengejar pengalaman pembelajaran tatap muka yang telah hilang sejak Maret 2020,’’ ungkap Putu Supadmi.

Vaksinasi anak usai 12-17 tahun di SMP Nasional Denpasar juga didukung sejumlah sponsor. Di antaranya, Bali United yang memberikan susu dan air mineral,  dan Secret Clean Hand Sanitizer yang memberikan hand sanitizer pada masing-masing anak usai mengikuti vaksinasi.

Orang tua siswa yang mengantar anaknya mengikuti vaksin juga terlihat antusias dan berharap pembelajaran tatap muka (PTM) cepat dibuka. Putu Supadmi menyebutkan, SMP Nasional Denpasar sudah siap melaksanakan PTM dengan prokes yang ketat.

Dalam pembelajaran daring selama ini, sebut Putu Supadmi, berjalan lancar karena SMP Nasional Denpasar didukung website sendiri sehingga tak banyak membebani biaya pulsa pada siswa. Bagi siswa yang terkendala sarana, pihak sekolah juga memberikan pendampingi di sekolah sehingga siswa tetap mendapatkan pelayanan pendidikan.

Tahun ini, SMP Nasional Denpasar di Jalan Tukad Yeh Aya No. 15, Panjer, Denpasar Selatan, menerima 197 siswa baru atau enam kelas. Per kelas diisi 33 siswa sehingga pembelajaran lebih efektif. Jumlah itu memang kurang dari target 12 kelas. SMP Nasional Denpasar masih membuka kesempatan bagi lulusan SD di Bali yang tercecer alias belum mendapatkan sekolah negeri dan sekolah swasta.

Baca juga :  Status Karantina Desa Abuan Dicabut, Ini Pesan Sekda Bali

Soal biaya pendidikan di SMP Nasional Denpasar, kata Putu Supadmi, sangat terjangkau. Bahkan sejak empat tahun terakhir tak ada menaikan SPP atau uang komite. Pihaknya juga memberikan potongan uang gedung di tengah pandemi Covid-19 sebagai bentuk kepedulian pada masyarakat. Termasuk mereka yang memiliki saudara kandung atau kembar bersekolah di SMP Nasional mendapatkan keringanan biaya pendidikan. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.