DENPASAR – Pemerintah memberikan kesempatan ulang melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) bagi peserta yang gagal mengikuti ANBK karena gangguan teknis. Jadwal ulang ANBK dijadwalkan berlangsung dua hari mulai Senin (11/10/2021) sampai Selasa (12/10/2021).
Kabid Pembinaan SMP Disdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, Minggu (10/10/2021), mengatakan, sekolah yang gagal melaksanakan ANBK pada gelombang pertama karena gangguan server pusat telah melakukan pendaftaran melalui proktor sekolah masing-masing. Karena konsekuensinya jelas, jika tidak melaksanakan pengulangan maka nilai yang diproses adalah sesuai dengan data yang ada.
Dari data yang diterima, jumlah sekolah yang mengulang mengikuti ANBK bidang literasi sebanyak 39 sekolah dengan jumlah peserta sebanyak 1.134 siswa. Sementara untuk ANBK bidang numerasi jumlah peserta yang mengulang sebanyak 692 dari 34 SMP negeri dan swasta di Kota Denpasar.
‘’Rerata saat ANBK waktu ini sekolah dan peserta mengalami gangguan teknis serta jaringan internet,’’ ujar Agung Wiratama.
Untuk teknis pelaksanaan ulang ANBK, kata Agung Wiratama, sama seperti saat pelaksanaan ANBK waktu lalu. Hanya saja pengawasan ruangan tidak dari sekolah lain alias tidak menggunakan pengawas sekolah.
‘’Pengawasan kami percayakan kepada guru dari sekolah masing-masing. Dan kami percaya sekolah menyelenggarakan ANBK ulang menjunjung tinggi nilai integritas,’’ ujarnya.
Dari puluhan sekolah mengalami gangguan sehingga terpaksa sejumlah peserta dijadwalkan ulang, salah satunya di SMPN 2 Denpasar. Plt. Kepala SMPN 2 Denpasar, Gusti Agung Ayu Made Seniwati mengatakan, total mengulang mengikuti ANBK pada 11-12 Oktober karena saat pelaksanaan ANBK waktu lalu tak berjalan mulus.
“Untuk pelaksanaan ANBK sebenarnya hari Selasa lalu kita sudah hari terakhir, karena kita dapat gelombang pertama. Namun ada gangguan server dari pusat, sehingga peserta belum selesai mengerjakan soal karena gangguan,” kata Agung Seniwati.
Ia berharap, semoga saat pelaksanaan ulang ANBK tidak lagi ada gangguan server dari pusat, sehingga anak-anak bisa menjawab dengan seksama. Karena hasilnya nanti akan memberikan gambaran pembelajaran di sekolah.
‘’Hasil ANBK ini kami harapkan dapat memberikan gambaran terbaik bagi pembelajaran di SMPN 2 Denpasar terlebih lagi pembelajaran pada saat pandemi seperti sekarang ini,’’ ucap Agung Seniwati menandaskan. tra























