Selangkah Lagi, Kejuaraan Tinju WBC dapat Rekomendasi Kemenpora

  • Whatsapp
PETINJU Indonesia Tibo Monabesa mengenakan sabuk juara dunia kelas terbang versi International Boxing Organization (IBO) usai mengalahkan Omari Kimweri (Australia) di Kupang, NTT, Minggu (7/7/2019) malam. Tibo dijadwalkan bertemu Toto Landero (Filipina) pada Kejuaraan tinju WBC internasional di Balai Sarbini, pada 10 April 2021. foto: antaranews

”Apabila kondisi tidak memenuhi syarat protokol Covid-19, maka pengunjung tidak diperkenankan masuk ke dalam area kejuaraan”

JAKARTA – Kejuaraan tinju versi World Boxing Council (WBC) Internasional selangkah lagi akan mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) agar bisa tetap digelar di tengah situasi pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

Rekomendasi dari Kemenpora menjadi hal yang penting karena merupakan syarat penyelenggara untuk mengajukan permohonan izin keramaian ke Kepolisian RI.

Dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (6/4/2021), Sesmenpora Gatot S Dewa Broto mengatakan pemaparan dan rencana yang disampaikan Asosiasi Tinju Indonesia (ATI) sudah jauh lebih baik dibanding pertemuan sebelumnya. Hasil rapat itu akan dilaporkan terlebih dahulu kepada Menpora Zainudin Amali.

“Pemberian rekomendasi akan diberikan catatan-catatan kekurangannya agar dapat menjadi perhatian pihak panitia penyelenggara supaya jangan sampai melanggar protokol kesehatan dan menimbulkan kluster baru,” ujar Gatot dalam siaran persnya.

Kejuaraan tinju WBC internasional yang mempertemukan Tibo Monabesa (Indonesia) dan Toto Landero (Filipina) direncanakan digelar di Balai Sarbini, Plaza Semanggi pada 10 April mendatang.

Ketua Umum ATI Manahan Situmorang dalam pemaparannya menyampaikan komitmennya untuk melaksanakan protokol kesehatan yang disiplin, baik sebelum, selama maupun setelah kejuaraan.

Baca juga :  Leo/Daniel dan Shesar Kandas, Indonesia tanpa Wakil di Semifinal Swiss Open 2021

Petinju Toto Landero dari Filipina, kata dia, sudah lima hari menjalani karantina mandiri di hotel sebelum diizinkan bertarung pada 10 April nanti. Para petinju juga bakal menjalani tes rapid antigen serta melewati cek suhu tubuh sesaat setelah tiba di lokasi.

“Dilarang memasuki ruangan sebelum dilakukan penyemprotan disinfektan dan jaga jarak. Apabila kondisi tidak memenuhi syarat protokol COVID-19, maka pengunjung tidak diperkenankan masuk ke dalam area,” kata Manahan, yang dilansir dari antaranews.

“Selanjutnya dilakukan pengecekan oleh security terhadap semua barang bawaan dan menyerahkan hasil rapid test antigen. Lalu panitia akan mengantarkan ke ruangan dan mereka tinggal di sana sampai acara dimulai,” sambung dia.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Kemenpora juga membahas rekomendasi pengajuan izin keramaian untuk Kejurnas dan Kejuaraan BMX Internasional di Yogyakarta serta Kejuaraan Panahan Kartini Cup IV yang sama-sama akan digelar pada 9-11 April. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.