Sekda Jamin Jajaran Pemprov Mendukung, DPRD Bali Minta Pj. Gubernur Tidak Ada Tumpang-Tindih Program

KETUA DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama. Foto: hen
KETUA DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama. Foto: hen

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Irjen Sang Made Mahendra dipilih Presiden Jokowi untuk menjadi Penjabat (Pj) Gubernur menggantikan Gubernur Wayan Koster akan berakhir masa jabatan pada 5 September 2023. Karena bertugas sampai Gubernur definitif dilantik pada awal 2025, DPRD Bali minta agar tidak ada program yang tumpang tindih dengan program era Gubernur Koster. Sementara Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menjamin jajaran Pemprov mendukung tugas Pj. Gubernur.

Matur suksma saudaraku atas doa dan dukungannya. (Ini) lagi padat-padatnya selesaikan beberapa tugas sebelum ke Bali,” pesan Sang Made Mahendra Jaya saat posmerdeka.com memberi ucapan selamat via WhatsApp, Jumat (1/9/2023).

Read More

Gubernur Koster yang sedianya dimintai tanggapan terkait Sang Made Mahendra Jaya dipilih sebagai Pj. Gubernur Bali, terkesan enggan berkomentar. “Sudah, sudah ya, saya ditunggu tamu ini,” kelitnya tersenyum sembari berjalan ke mobil usai rapat paripurna DPRD Bali, Jumat (1/9/2023). “Sabar,” celetuk Koster sambil tersenyum usai membuka kaca mobil sebelum berlalu.

Menurut Ketua DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama, meski surat resmi dari Kemendagri belum ada, tapi sudah dipastikan yang terpilih Staf Khusus Mendagri Bidang Keamanan dan Hukum, Irjen Sang Made Mahendra. “Surat resmi belum kami terima. Tapi Gubernur sudah sampaikan ke saya bahwa itu pasti, karena Gubernur juga dipanggil Mendagri,” sebut Wiryatama usai rapat paripurna.

Siapa pun sosoknya, dia menilai merupakan pilihan Mendagri sebagai pihak yang berwenang. Dia selaku Ketua DPRD hanya mencalonkan usulan sebanyak tiga orang. Hanya, Wiryatama berharap Pj. Gubernur dapat menjalankan apa kebijakan yang berjalan baik selama ini. DPRD akan mengawal beberapa program yang tengah berjalan pada tahun ini. “Jangan ada tumpang tindih program atau program baru yang belum matang dilaksanakan. Apa yang berjalan baik itu dilanjutkan,” pintanya.

Di kesempatan terpisah, Sekda Dewa Made juga menyatakan informasi resmi dalam bentuk surat dari Kemendagri belum diterima Pemprov Bali. Tapi berita yang ada di media massa sudah sama-sama dibaca. “Presiden sudah menetapkan,” jelasnya usai rapat paripurna DPRD Bali.

Digoda bagaimana perasaannya tidak dipilih sebagai Pj. Gubernur meski diusulkan DPRD Bali, ekspres Indra terlihat terkejut. Dengan mimik serius dia menjawab tidak tidak pernah minta diusulkan sebagai Pj. Gubernur. “Dari awal itu diusulkan DPRD, diputuskan Presiden, itu yang dipercaya,” ucapnya dengan artikulasi hati-hati.

Sebagai Sekda yang merupakan pimpinan birokrasi di Pemprov Bali, Indra menjamin dan memastikan seluruh jajaran instansi di Pemprov pasti mendukung seoptimal mungkin Pj. Gubernur dalam melaksanakan tugas dengan baik. “Pj. Gubernur itu menerima perintah Presiden,” tandasnya. hen

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.