Sasar Pemandu Wisata, Pemkot Denpasar Kembali Gelar Sertifikasi Kompetensi

PARA peserta dan penguji saat kegiatan sertifikasi kompetensi bagi pemandu wisata di Kota Denpasar bertempat di Kampus IPB Internasional. Foto: ist
PARA peserta dan penguji saat kegiatan sertifikasi kompetensi bagi pemandu wisata di Kota Denpasar bertempat di Kampus IPB Internasional. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Pemkot Denpasar melalui Dinas Pariwisata menggelar uji kompetensi sertifikasi bagi pemandu wisata di Kota Denpasar. Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing SDM Kota Denpasar ini digelar di Kampus Institut Pariwisata dan Bisnis (IPB) International pada Kamis (5/6/2025).

Uji kompetensi kali ini dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Bali Internasional yang melaksanakan uji kompetensi bagi 100 tenaga kerja di bidang pariwisata tersebut. Pada kegiatan itu hadir Rektor IPB International, I Made Sudjana, sekaligus sebagai Direktur LSP Pariwisata Bali Internasional. Turut hadir Perwakilan PHRI Kota Denpasar serta pimpinan dan human resources (HR) hotel dan restoran di Kota Denpasar dan para peserta uji kompetensi.

Read More

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, ddalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada Dinas Pariwisata Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede Suyasa, mengatakan, pariwisata merupakan salah satu sektor penggerak ekonomi di Kota Denpasar. Melalui kegiatan ini, SDM pariwisata mendapatkan pengakuan atas kompetensi yang dimiliki serta sebagai upaya peningkatan kualitas SDM pariwisata guna menciptakan pariwisata yang lebih berkulitas di Kota Denpasar.

“Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata hadir untuk mendorong perluasan kolaborasi antara pemerintah, asosiasi, akademisi, pihak industri, dan lembaga sertifikasi kompetensi untuk bersama meningkatkan kualitas layanan dalam industri pariwisata,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan, pemandu wisata atau pramuwisata adalah salah satu elemen yang sangat penting dalam industri pariwisata. Pramuwisata harus bisa memberikan pelayanan dan informasi valid atas daerah tujuan wisata yang dikunjungi, memiliki kemampuan menghadapi, dan memecahkan masalah serta memiliki kemampuan story telling yang mumpuni.

“Saya berharap melalui fasilitasi sertifikasi kompetensi pemandu wisata oleh Pemerintah Kota Denpasar, pemandu wisata akan mendapatkan pengakuan atas kompetensi yang dimiliki serta sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia pariwisata guna menciptakan pariwisata yang lebih berkulitas,” kata Suyasa.

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda pada Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Dewi Dyana Putra, dalam laporannya menyampaikan, total peserta yang mengikuti sertifikasi kompetensi sebanyak 100 orang terdiri atas masyarakat Kota Denpasar. Seluruh peserta sebelumnya telah memperoleh pelatihan kepemanduan melalui Dinas Pariwisata Kota Denpasar dan pemandu wisata aktif yang bekerja di Kota Denpasar.

“Semoga ke depan melalui pelatihan dan sertifikasi profesi, SDM Kota Denpasar terus tumbuh dan berdaya saing global, serta pariwisata di Kota Denpasar semakin maju,” ujarnya. rap

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.