Rochineng Bertemu Ratu Gamang Bali dan Ki Ageng Ronggojoyo

  • Whatsapp
I Ketut Rochineng alias Rocky N., saat berada di kawasan Pura Pucak Batu Kursi. Foto: ist
I Ketut Rochineng alias Rocky N., saat berada di kawasan Pura Pucak Batu Kursi. Foto: ist

BULELENG – Ketekunan mendalami dunia spiritual sejak 1979 membuat berkah alam terus datang dalam kehidupan I Ketut Rochineng. Selain lima pengawal dari alam gaib, kakek tiga cucu itu kembali mengalami didatangi makhluk supranatural. Mengaku kerap mendapat panggilan gaib dari Pura Dalem Desa Patemon, Kecamatan Seririt, Buleleng, dia berkata menerima anugerah dari pura tersebut disaksikan Kades Petemon dan Jro Mangku Dalem.

Akhir Desember 2020, dia berujar didatangi makhluk gaib pada malam hari di rumahnya di Denpasar. “Ternyata yang datang makhluk gaib berbadan gemuk, perutnya besar, tidak berpakaian dan tingginya setinggi rumah, kepala gundul tetapi bersisi satu tanduk ke depan,” tuturnya beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

“Tamu” itu mengenalkan diri sebagai Jero Ratun Gamang dari Pura Pucak Batu Kursi, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng. Menurut Rochineng, sang tamu kangen dengan dia, karena sebelum menjadi anggota DPRD Bali dia tangkil ke pura tersebut. Namun, setelah itu dia belum sempat tangkil kembali ke sana.

“Beliau mengundang ke Pura Batu Kursi, tanggal 3 Januari saya menghadap ke Pura Pucak Batu Kursi diantar Jro Mangku Losin dari Desa Kayu Putih, sekaligus menyiapkan semua sesajennya,” beber pencipta album Bali Shanti tersebut.

Baca juga :  Kadisdikpora Minta Sekolah Galakkan PHBS dan CTPS

Tiba di pura itu, ada orang kerauhan memegang tangan Rochineng dan berkata, “Jika tidak dicari ke Denpasar, tidak mau tangkil Rochineng”. Rochineng berjanji kalau ada waktu akan tangkil ke pura, sekaligus memberi dana punia membangun bale pesandekan yang kini selesai dibangun. “Sampai sekarang selalu komunikasi dengan Ratun Gamang di Pura Pucak Batu Kursi,” kisahnya.

Pura Puncak Kursi diketahui sebagai pura yang sangat dikeramatkan, dan dipercaya sebagai pura yang bisa mengabulkan permintaan jabatan. Menurut Rochineng, di kerajaan gamang atau makhluk halus, posisi Ratun Gamang paling tinggi. Anak buahnya sangat banyak di seluruh Bali.

Tak hanya Jero Ratun Gamang, Rochineng juga berkomunikasi dengan makhluk gaib lintas pulau. Royal Ambarukmo Yogyakarta yang dikenal sebagai hotel angker, karena dibangun di antara pesanggrahan milik Sultan Hamengkubuwono VII dan dibiarkan tak terawat sejak tahun 1930-an, juga memiliki cerita mistis dengan Rochineng. Di hotel itu ada satu “kamar biru”, yang konon disediakan khusus untuk Nyi Roro Kidul.

Di sana Rochineng bertemu makhluk gaib bertubuh besar dengan dua tanduk menghadap ke depan. Saat kenalan, makhluk itu menyebut namanya Ki Ageng Ronggojoyo. Sampai saat ini mereka masih sering berkomunikasi jarak jauh.

Dia menilai pengalaman gaib selama ini menjadi pelajaran penting. Pria ramah yang menjadikan Made Regog alias Pekak Gunung dari Banjar Celagigendong, Pemecutan, Denpasar sebagai mahagurunya itu, juga pernah “bertarung” dengan Ratu Gede Penunggun Karang di rumahnya di Jalan Gunung Agung.

Baca juga :  Kapolda Terima Danlanal Denpasar, Tingkatkan Peran TNI dan Polri Jaga Bali

Menimba ilmu kerohanian selama 42 tahun, mantan Penjabat Bupati Gianyar 2018 itu mendaku kerap dimintai tolong keluarga maupun kerabat untuk mengusir makhluk gaib yang mengganggu. Di antaranya jin, tonya, setan, dan gendurowo. Tak cukup berbuat baik kepada orang lain, sejak kejadian itu, Rochineng berujar selalu ingat kewajiban utama di rumah, khususnya terkait ritual tak boleh ditunda dan harus dituntaskan. nan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.