Ribuan Liter Arak Gula Dimusnahkan, Gubernur Koster Minta Tindak Tegas Sampai Habis

GUBERNUR Koster; bersama Kapolda Bali, Irjen Pol. Drs. Putu Jayan Danu Putra; dan Bupati Karangasem, I Gede Dana, saat pemusnahan ribuan liter arak gula hasil sitaan kepolisian dan Satpol PP di Kabupaten Karangasem, Jumat (1/4/2022). Foto: ist

KARANGASEM – Gubernur Bali, Wayan Koster, instruksikan untuk tindak tegas usaha arak gula sampai tak tersisa alias habis dari Gumi Lahar Karangasem. Hal ini ia tekankan saat menghadiri kegiatan pemusnahan ribuan liter barang bukti berupa minuman beralkohol arak gula pasir hasil sitaan kepolisian dan Satpol PP di Kabupaten Karangasem, Jumat (1/4/2022).

Menurut Koster, keberadaan arak gula tersebut tidak boleh dibiarkan karena sangat merugikan petani dan merusak citra arak bali itu sendiri di samping juga mengancam kesehatan mengingat bahan yang dipergunakan bisa jadi mengandung zat kimia.

Bacaan Lainnya

‘’Saya akan terus pantau, agar penertiban terhadap siapapun yang melakukan ini ditindak tegas, ditutup usahanya, sampai habis dan tidak ada lagi di Karangasem. Yang harus kita jaga adalah arak tradisional, karena merupakan warisan yang patut untuk dilestarikan,’’ ujar Gubernur Koster.

Lanjutnya, penertiban tersebut bertujuan untuk melindungi keberadaan arak tradisional. Adapun yang dimaksud didalam aturan Gubernur Bali terkait pengaturan tata kelola minuman fermentasi dan atau destilasi khas Bali yaitu yang diolah secara tradisional menggunakan bahan baku air nira dari pohon lontar, kelapa dan enau.

Baca juga :  Warga Desa Meliling Antusias Tukar Sampah Plastik dengan Beras

Bagi Koster keberadaan arak gula sangat mengganggu citra arak tradisional Bali itu sendiri, karena dari segi kualitas arak gula tidak akan bertahan lama sedangkan arak tradisional justru kebalikannya semakin lama maka rasanya semakin enak.

‘’Saya sendiri rajin menyosialisasikan arak tradisional, respon mayarakat sangat bagus, termasuk saat ada tamu penting seperti kedutaan besar yang diterima di rumah Jaya Saba, saya jamu dengan arak tradisional,’’ imbuh Koster.

Sementara itu, dalam kegiatan pemusnahan barang bukti arak gula tersebut juga dihadiri Kapolda Bali, Irjen Pol. Drs. Putu Jayan Danu Putra; Bupati Karangasem, I Gede Dana; Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Arta Dipa; dan Kapolres Karangasem, AKBP Ricko A.A Taruna; serta Sekda Kabupaten Karangasem, I Ketut Sedana Merta.

Adapun total jumlah arak gula yang dimusnahkan lebih dari 2.115 liter arak gula, dimana 890 liter barang bukti yang dikumpulkan oleh Satpol PP dan 1.225 liter arak gula sitaan Polres Karangasem. Selain arak gula, juga dilakukan pemusnahan barang bukti lainnya berupa ratusan kilogram gula pasir serta puluhan bungkus ragi. nad/alt

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.