Rayakan HUT Emas, Disel Astawa Promosikan Panggung Budaya Praharsacitta

RAYAKAN HUT Emas, Disel Astawa Promosikan Panggung Budaya Praharsacitta. Foto: ist
RAYAKAN HUT Emas, Disel Astawa Promosikan Panggung Budaya Praharsacitta. Foto: ist

MANGUPURA – Melalui momentum perayaan HUT ke-50 (Golden Anniversary) Wayan Disel Astawa yang bertepatan dengan HUT ke-3 D15EL Family, Panggung Budaya Praharsacitta Pantai Melasti Ungasan untuk pertama kalinya diperkenalkan secara umum, Selasa (11/5/2021) malam. Berbagai pertunjukan seni dan budaya dipentaskan di panggung terbuka yang memiliki pemandangan sunset dan keindahan pantai bertebing eksotis tersebut.

Salah satu di antaranya adalah tari kecak yang mengambil lakon “Titi Situbanda”, yang dirangkaikan dengan lagu maskot ‘Pantai Melasti Surganya Pulau Bali’ dan video promosi. Selain itu juga diperkenalkan ikon Pantai Melasti berupa angsa putih yang melambangkan cinta kasih suci.

Bacaan Lainnya

Wayan Disel Astawa menyampaikan terima kasih dan memohon doa restu kepada masyarakat Ungasan, sahabat, keluarga besar D15EL Family dan undangan lainnya. Dia berharap agar ia bersama keluarga selalu diberikan kesehatan, keselamatan, kerahayuan, dan diberikan tuntunan yang baik selama dipercaya menjadi Bendesa Adat Ungasan serta anggota DPRD Bali.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan, dorongan motivasi, keluarga besar D15EL Family yang telah banyak mengantarkan kesuksesan bagi keluarganya. ‘’Melalui ini, sehingga apa yang menjadi suatu harapan bersama, bisa tercapai dengan baik. Tentunya tidak lupa juga kami menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak yang telah memberikan motivasi kepada keluarga kami,’’ ucap Ketua DPC Partai Gerindra Badung ini.

Ia berkata, perayaan ulang tahun emas Disel Astawa digelar di Panggung Budaya Praharsacitta karena merupakan momentum baik selaku Bandesa Adat Ungasan yang menggagas dan memprakarsai DTW Pantai Melasti. Melalui momentum tersebut, ia ingin memperkenalkan kepada semua pihak, agar mengetahui apa peruntukan dari secara jelas, makna dan tujuan dibangunnya Panggung Praharsacitta itu.

Panggung Budaya berkapasitas seribuan orang itu dibranding sebagai tambahan pengembangan DTW Pantai Melasti, dengan daya tarik sunset, tebing, tari kecak Titi Situbanda dan lain sebagainya yang membuat Kementerian Pariwisata menilai Pantai Melasti merupakan tujuan wisata premium class.

Ia menaruh harapan agar janji pemerintah untuk membuka pariwisata internasional pada bulan Juni-Juli ini benar bisa terealisasi. Apabila pariwisata internasional sudah dibuka, ia mengajak semua pihak, baik kawan, teman dan siapa saja yang ingin menggelar kegiatan pesta ulang tahun, pentas budaya, praweding, weding dan sebagainya bisa menggunakan panggung Praharsacitta yang baru saja selesai dipelaspas pada 4 Mei 2021.

‘’Selama perjalanan D15EL Famili sejak tahun 2018, khususnya di masa pandemi Covid ini. D15EL Famili ikut berpartisipasi meringankan beban masyarakat. Terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, yaitu menyumbangkan total sebanyak 40 ton beras, telor, mi instan dan kebutuhan lain,’’ imbuhnya.

Manajer Pengelola Pantai Melasti, Wayan Karnawa, sangat mengapresiasi Wayan Disel Astawa yang memilih memanfaatkan Panggung Budaya Praharsacitta untuk gelaran acara ulang tahunnya yang ke-50. Apalagi hal itu dilaksanakan untuk mempromosikan Panggung Budaya Praharsacitta yang merupakan fasilitas wisata baru di Pantai Melasti.

“Semoga pariwisata Bali segera bisa pulih, sehingga roda perekonomian masyarakat bisa menggeliat,’’ harapnya memungkasi. gay

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses