Rangkap Pj. Bupati Buleleng dan Kepala BKPSDM, Pj. Gubernur Mahendra Minta Lihadnyana Diganti Plt

Pj. Gubernur Sang Made Mahendra Jaya (kiri menghadap kamera) didampingi Sekda Dewa Made Indra saat memimpin pertemuan dengan para kepala OPD Pemprov Bali, Senin (11/9/2023). Sebelum acara dimulai, Mahendra minta Kepala BKPSDM, Ketut Lihadnyana, diganti dengan Plt agar bisa fokus bertugas sebagai Penjabat Bupati Buleleng. Foto: ist
Pj. Gubernur Sang Made Mahendra Jaya (kiri menghadap kamera) didampingi Sekda Dewa Made Indra saat memimpin pertemuan dengan para kepala OPD Pemprov Bali, Senin (11/9/2023). Sebelum acara dimulai, Mahendra minta Kepala BKPSDM, Ketut Lihadnyana, diganti dengan Plt agar bisa fokus bertugas sebagai Penjabat Bupati Buleleng. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Penjabat Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana, ikut hadir dalam pertemuan dan ramah tamah kepala OPD Pemprov Bali dengan Penjabat (Pj) Gubernur, Sang Made Mahendra Jaya, di Praja Sabha Kantor Gubernur Bali, Senin (11/9/2023). Justru karena dia hadir sebagai Kepala BKPSDM Provinsi Bali, Pj. Gubernur Mahendra jadi terkejut dan minta posisi Lihadyana sebagai Kepala BKPSDM segera diganti Plt. Asisten 3 Setda Provinsi Bali, Dewa Made Sunarta, disebut-sebut sebagai pengganti Lihadnyana.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, perintah Mahendra untuk mengganti Lihadnyana dari BKPSDM terjadi sebelum pertemuan dimulai. Ketika akan memulai perkenalan, Mahendra disebut terkejut karena melihat Lihadnyana, yang diketahui sebagai Penjabat Bupati Buleleng, ikut hadir dalam rapat kepala OPD. Mahendra berpandangan Lihadnyana harus melepas jabatan struktural di Pemprov agar bisa konsentrasi dan fokus mengurus Buleleng.

Read More

“Tapi Pak Lihadnyana kayaknya ngeles dan bilang bahwa sekarang sudah zaman elektronik, kerja di mana saja bisa, tidak harus di kantor, surat dan tanda tangan sudah secara elektronik. Intinya menolak diganti Plt. Tapi Pak Pj. Gubernur terkesan tidak mau tahu, dan Pak Lihadnyana wajib diganti,” bisik seorang sumber.

Sumber lain menambahkan, Lihadnyana sempat “negosiasi” secara halus dengan mengusulkan Sekretaris BKPSDM, Mahadi, sebagai Plt Kepala BKPSDM. Diduga tujuannya untuk tetap bisa mengontrol jajaran birokrasi di Pemprov Bali. Namun, Mahendra tidak menerima, lanjut minta Sekda Dewa Made Indra untuk memproses Plt sesuai prosedur. Menurut sumber, tindakan Mahendra sudah tepat, karena untuk menggantikan Plt eselon 2 memang harus sesama eselon 2 atau sederajat.

“Pak Pj. Gubernur itu yang benar, tidak seperti kemarin dibiarkan berlama-lama rangkap jabatan. Kabarnya Asisten 3, Dewa Made Sunarta, yang diusulkan jadi Plt Kepala BKPSDM. Coba konfirmasi ke Pak Sekda biar jelas,” saran sumber.

Sekda Dewa Made Indra yang dimintai konfirmasi, sampai berita ini ditulis, tidak memberi komentar panjang. Ditelepon tidak diangkat, birokrat asal Buleleng ini hanya memberi pesan singkat. “(Ada) acara di BI,” tulisnya dalam pesan WhatsApp, Senin (11/9/2023) petang. hen

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.