JEMBRANA – Hujan deras yang disertai angin puting beliung memporak-porandakan 9 rumah di Desa Budeng, Kabupaten Jembrana, Kamis (10/3/2022). Dalam kejadian itu, bubungan atap rumah warga terangkat dan beterbangan. Beruntung tidak merenggut korban jiwa dalam bencana tersebut.
Adapun 9 unit rumah yang rusak akibat terjangan angin tersebut yakni rumah I Ketut Testen yang mengalami kerusakan dibagian genteng dengan kerugian diperkirakan Rp750 ribu, Komang Suwita yang rumahnya mengalami kerusakan pada atap kamar mandi dan gudang dengan perkiraan kerugian sekitar Rp500 ribu.
Selanjutnya Ketut Arka yang rumah dan garasinya mengalami kerusakan di bagian atap dengan kerugian diperkirakan Rp500 ribu, I Ketut Sonder yang mengalami kerusakan pada bagian genteng dan plafon rumahnya dengan kerugian sebesar Rp1 juta.
Kemudian, I Ketut Bagiartana kerusakan dibagian atap rumahnya dengan kerugian diperkirakan Rp200 ribu, I Nengah Doster kerusakan pada genteng rumah dengan kerugian diperkirakan sebesar Rp200 ribu. Ni Kadek Puspa Dewi yang mengalami kerusakan pada genteng, plafon, dan genteng pelinggihnya dengan kerugian diperkirakan Rp700 ribu.
Kemudian I Nengah Seken yang mengalami kerusakan pada bagian genteng rumahnya dengan kerugian sekitar Rp200 ribu, dan rumah I Kadek Adianta yang mengalami kerusakan pada atap dapur dan kamar mandi dengan kerugian material diperkirakan Rp700 ribu.
Ketut Sonder, salah seorang warga mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 Wita dan terjadinya hanya sekejap. Warga yang panik hanya bisa menyelamatkan diri tanpa bisa menyelamatkan siapapun. “Anginnya kencang, atap rumah pada beterbangan, puting beliung ini datang dengan sekejap. Paling lama sekitar 2 menit,” ujarnya.
Ia menuturkan, saat hujan deras tersebut, angin itu datang membentuk pusaran yang berekor serta menerbangkan hampir seluruh atap rumah warga sekitarnya yang terbuat genteng dan asbes. Ia pun berharap adanya bantuan dari pemerintah dalam mengatasi masalah ini.
Sementara itu, Kalaksa BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, mengatakan, setelah mendapat laporan, pihaknya langsung turun kelapangan melakukan pengecekan serta penanganan awal. Pihaknya langsung memberikan bantuan darurat berupa terpal untuk menutup atap yang bolong, dan makanan ringan kepada warga yang terdampak.
“Pascakejadian ini kami mengharapkan agar seluruh masyarakat Jembrana untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi kemungkinan kembali terjadi peristiwa serupa beberapa hari ke depan,” imbaunya. man























