Puluhan Ternak Babi di Dukuh, Kubu Mati, Dinas Peternakan Diharap Beri Solusi

  • Whatsapp
VIRUS African Swine Fever (ASF) menyerang ternak babi di wilayah Karangasem, mengakibatkan ternak babi mati massal di wilayah Kecamatan Kubu. Foto: nad
VIRUS African Swine Fever (ASF) menyerang ternak babi di wilayah Karangasem, mengakibatkan ternak babi mati massal di wilayah Kecamatan Kubu. Foto: nad

KARANGASEM – Belum berakhir virus Covid-19, virus African Swine Fever (ASF) yang menyerang ternak babi sepertinya masih gentayangan di wilayah Karangasem. Jika sebelumnya ternak babi mati massal di wilayah Kecamatan Abang dan kawasan Kota Amlapura, kini ternak babi mati massal ditemukan di wilayah Kecamatan Kubu.

Berdasarkan keterangan I Komang Adi, warga Dusun Caniga, Desa Dukuh, Kubu, Karangasem, Rabu (24/2/2021), ternak di wilayahnya mati secara bergiliran dengan jumlah mencapai puluhan ekor hingga saat ini. Kejadian dimulai hampir sebulan lalu, ketika seekor babi indukan yang dipelihara saudaranya mati dengan gejala sehari tidak mau makan.

Bacaan Lainnya

“Besoknya langsung mati, begitu juga tetangga dan sebagian warga di sini ternaknya juga mati. Bahkan jumlahnya tidak sedikit,” keluhnya.

Adi melanjutkan, dulu ketika maraknya ternak babi mati di luar wilayah Kubu, di tempatnya tidak ada yang terdampak. “Tiba-tiba sekarang situasinya seperti ini, entah apa yang menyebabkan, saya jadi bingung,” sambungnya seraya berharap Dinas Peternakan Karangasem bisa memberi solusi terkait kondisi tersebut.

Hingga saat ini memang belum bisa dipastikan apa yang menjadi penyebab ternak babi mati itu. Apakah cuaca atau virus, masih belum bisa ditemukan penyebabnya. nad

Baca juga :  Pemkot Denpasar Matangkan Persiapan Vaksinasi Rohaniwan dan Seniman, Bakal Dipantau Presiden Jokowi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.