Polres Tabanan Selidiki Rumah Horor dengan Sejumlah Bangkai Anjing, Seperti Ini Penampakannya

POLISI saat mengecek rumah ‘horor’ terbengkalai yang di dalamnya ditemukan sejumlah bangkai anjing, berlokasi di Banjar Dukuh, Kerambitan, Tabanan. Foto: ist

TABANAN – Sebuah rumah tidak terawat yang sudah lama ditinggal penghuninya viral di media sosial, karena ternyata di dalamnya berisi bangkai dan tulang belulang anjing. “Bali’s House Of Horrors,” tulis akun Instagram bawabali_official. Rumah ini berada di Banjar Dukuh, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan.

Satreskrim Polres Tabanan tengah menyelidiki rumah terbengkalai yang ditinggal pemiliknya ataupun orang yang diduga menyewa rumah itu. Saat dicek ke lokasi, polisi juga menemukan beberapa ekor anjing dalam keadaan mati, dan juga masih ada yang hidup dengan kondisi kelaparan.

Bacaan Lainnya

Laporan itu berawal dari kelompok pecinta hewan, Bali Animals Welfare Association (BAWA), yang menyebutkan ada rumah terbengkalai yang disebut sebagai ‘rumah horor’. BAWA pun membuat laporan polisi soal dugaan penganiayaan terhadap anjing hingga mati ke Polres Tabanan, Senin (4/4/2022).

Kasatreskrim Polres Tabanan, AKP Aji Yoga Sekar, saat dikonfirmasi Minggu (10/4/2022) membenarkan adanya laporan tersebut. “Laporan tersebut telah kami tindaklanjuti dengan penyelidikan ke lokasi. Kami menemukan beberapa ekor anjing dalam keadaan tidak bernyawa, dan rumah tersebut juga tidak berpenghuni,” ungkapnya.

AKP Aji mengatakan bahwa pihaknya masih mendalami laporan kejadian tersebut. “Ketika kami di lokasi tersebut, ada anjing yang mati dan ada yang masih hidup. Kami juga masih lidik keberadaan orang (penghuni/penyewa) rumah itu,” ujarnya.

Baca juga :  Warga Labuan, Manggis Keluhkan Efek Temuan Minyak

Beberapa orang di sekitar lokasi rumah tersebut, mengaku kurang mengenal orang yang menyewa rumah itu. Ada yang mengatakan identitas sang penyewa rumah adalah Ayu NTM, namun mereka tak tahu tentang keberadaan Ayu kini.

Begitu juga soal keberadaan sejumlah anjing yang mati dan rumah terbengkalai, warga tak banyak memberikan penjelasan. Yang mereka tahu bahwa dulunya di rumah itu ada banyak anjing. gap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.