Perbuatan Cabul di Buleleng Terungkap dari Rekaman Kamera Pengintai

PELAKU pencabulan anak di bawah umur, MA alias Molo (tengah) saat dirilis di Mapolres Buleleng. Foto: rik

BULELENG – Berkat adanya rekaman kamera pengawas camera closed circuit television (CCTV) salah satu warung, akhirnya kasus pencabulan yang dilakukan pelaku berinisial MA alias Molo (48) terhadap korban berinisial K (12) di Kecamatan Kubutambahan pun terungkap. Kasus ini dilaporkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Buleleng. Molo telah diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan.

Terungkapnya kasus perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur ini berawal dari rekaman kamera CCTV yang dimiliki oleh paman korban K berinisial KAS (39) sekaligus pemilik warung. Dari rekaman CCTV tersebut, terlihat pelaku Molo duduk bersama korban sambil menyuruh korban meraba-raba alat kelamin pelaku dengan tangan korban.

Bacaan Lainnya

KAS yang kaget melihat rekaman CCTV itu, kemudian menanyakan kejadian yang sebenarnya kepada pelaku. Saat diinterogasi, pelaku pun mengakui perbuatannya. KAS juga menanyakan hal tersebut kepada korban dan juga mengakuinya sesuai dengan rekaman kamera CCTV yang ada.

Namun keluarga korban dibuat kaget. Korban mengaku tidak hanya disuruh meraba-raba alat kelamin pelaku, melainkan juga pernah disetubuhi oleh pelaku pada Jumat (4/3/2022) sekitar pukul 00.00 Wita, tepatnya pada malam perayaan Nyepi di salah satu bangunan kosong yang ada di belakang rumah.

Baca juga :  Bandara Ngurah Rai Mulai Cek Suhu Tubuh Penumpang Domestik

Menurut informasi, peristiwa persetubuhan menimpa K terjadi ketika korban sedang mencuci piring. Tiba-tiba korban dipanggil oleh pelaku dengan cara memberikan kode lampu senter berkedip-kedip serta diperlihatkan uang diduga uang mainan. Korban lalu mendekati pelaku. Selanjutnya pelaku mengajak korban ke bangunan kosong sehingga terjadilah peristiwa persetubuhan itu.

Kasatreskrim Polres Buleleng, AKP Yogie Pramagita, mengatakan, kasus ini dilaporkan oleh ayah kandung korban berinisial Keta (38) ke Unit PPA Satreskrim Polres Buleleng, pada 31 Maret 2022 lalu berbekal rekaman CCTV dan pengakuan korban. Dari hasil penyelidikan dan penyidikan, polisi lalu mengamankan pelaku Molo.

‘’Dari hasil penyidikan ditemukan bukti yang cukup, didukung dengan adanya keterangan saksi-saksi termasuk hasil VER, bahwa terduga pelaku cukup bukti diduga melakukan perbuatan cabul dan juga diduga melakukan persetubuhan terhadap korban yang juga masih anak di bawah umur,’’ terang AKP Yogie.

Adapun barang bukti yang diamankan, yakni berupa satu baju kaos warna merah, satu celana pendek warna orange motif kotak-kotak, satu celana dalam warna putih bunga-bunga, satu celana panjang warna abu-abu, satu bra warna pink, satu buah kamera CCTV, satu unit handphone, serta hasil VER korban.

‘’Terhadap terduga pelaku MA alias Molo sekarang ini telah diamankan sejak 7 April 2022 dan diamankan hingga 20 hari ke depan di Rutan (Rumah Tahanan) Polres Buleleng sambil menjalani proses pemeriksaan atas tindak pidana yang diduga telah dilakukannya,’’ kata AKP Yogie.

Baca juga :  Pohon Tumbang Timpa Sepeda Motor di Payangan

Tersangka Molo terancam dijerat Pasal 81 ayat (1) dan/atau Pasal 82 ayat (1) UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI No. 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak menjadi Undang-Undang Jo Pasal 76 D dan/atau 76 E UU RI No. 35 Tahun 2014 Perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak. rik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.